Matangkan Program Kerja, Gus Riza Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Antar-Ormas

rekian • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:04 WIB
Foto: Dok. Gus Riza
Foto: Dok. Gus Riza

KEDIRI, JP Radar Nganjuk - Pasca pengukuhan Gus Riza Sahlan Siroj sebagai Ketua Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) Kabupaten Kediri,  pihaknya melakukan gerakan cepat. 

Pada Selasa (21/7), FKMT Kabupaten Kediri menggelar safari silaturahmi ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya merangkul seluruh ormas Islam demi mewujudkan iklim majelis taklim yang sejuk dan adaptif di Kediri.

‎Kehadiran rombongan FKMT bersama perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri disambut hangat oleh Ketua PDM Kabupaten Kediri Ikhwan Nurhadi, M.Pdi beserta jajaran pengurus. Suasana silaturahmi berlangsung akrab dan penuh kehangatan.

Baca Juga: Semarak Tahun Baru Islam, Guru Dan Siswa SMPN 7 Nganjuk Antusias Ikut Gerakan Nganjuk Mengaji  

"Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat luar biasa. Ini merupakan langkah gerak cepat kami setelah pengukuhan beberapa hari lalu," ujar Ketua FKMT Kabupaten Kediri, Gus Riza Sahlan Siroj.

‎Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Riza ini menjelaskan, safari ke berbagai ormas keagamaan dan tokoh masyarakat ini penting dilakukan sebagai landasan penyusunan program kerja. FKMT dijadwalkan akan menggelar Rapat Kerja (Raker) pada pertengahan Agustus mendatang.

‎Menurutnya, FKMT hadir sebagai wadah inklusif yang merangkul seluruh elemen majelis taklim di Kabupaten Kediri tanpa membeda-bedakan latar belakang ormas—baik NU, Muhammadiyah, LDII, Al-Irsyad, maupun lainnya.

Baca Juga: Bolehkan Mengubah Tubuh Manusia di Dalam Islam? Ini Jawaban dari Ustad Adi Hidayat

‎"Di era Society 5.0 saat ini, kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Butuh sinergi agar majelis taklim di Kediri makin adaptif dan transformatif untuk mewujudkan masyarakat yang berakhlak dan berbudaya," tegasnya.

‎Sambutan positif disampaikan Sekertaris PDM Kabupaten Kediri M. Afwan Al-Asgaf, Pihaknya mengapresiasi ikhtiar FKMT  dalam merajut kebersamaan antar-umat. Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Afwan itu menyinggung pentingnya menjaga soliditas barisan dan ukhuwah Islamiyah, sebagaimana tersirat dalam Surat As-Saff ayat 4.

‎"Harapan kami, pembinaan majelis taklim di Kabupaten Kediri bisa terus terjaga dan terkontrol. Tidak ada yang melenceng ke paham kanan maupun kiri yang aneh-aneh. Kalau majelis taklimnya adem, masyarakatnya tentu akan guyub dan rukun," ungkap Afwan.

‎Sementara itu, perwakilan Kemenag Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah FKMT. Kemenag menilai safari silaturahmi ini merupakan bukti nyata sinergi antar-lembaga keagamaan yang tidak sekadar slogan.

‎Untuk diketahui FKMT Kabupaten Kediri sebelumnya juga telah melakukan safari ke DPD LDII Kabupaten Kediri pada Senin (20/7). Safari silaturahmi ini dipastikan akan terus berlanjut ke sejumlah ormas keagamaan serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya di wilayah Kediri sebelum pelaksanaan Raker pertengahan bulan depan.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
kediri islam program kerja kemenag keagamaan