Jembatan Sukomoro Dilebarkan, Sedot Rp 188 Juta

Karen Wibi • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:09 WIB
TELAN RATUSAN JUTA: Proyek pelebaran jalan Jembatan Sukomoro dikebut kemarin. Proyek ini menelan dana Rp. 188 juta. (karen wibi/jprk)
TELAN RATUSAN JUTA: Proyek pelebaran jalan Jembatan Sukomoro dikebut kemarin. Proyek ini menelan dana Rp. 188 juta. (karen wibi/jprk)

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pengendara yang biasa melintas di Jembatan Sukomoro, tepatnya di selatan Pasar Sukomoro, kini bisa sedikit bernapas lega. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mulai melakukan pelebaran jembatan yang selama ini menjadi salah satu titik rawan kemacetan.

Jembatan tersebut berada tidak jauh dari perlintasan kereta api sebidang di Kecamatan Sukomoro. Setiap hari, kawasan ini kerap dipadati kendaraan, terutama pada jam sibuk.

Salah satu penyebabnya adalah kondisi jembatan yang sempit. Lebarnya saat ini kurang dari tiga meter sehingga kendaraan yang melintas dari dua arah harus bergantian. Kondisi semakin parah ketika lampu lalu lintas menyala merah atau kereta api melintas.

Keluhan mengenai kemacetan di lokasi tersebut juga dirasakan warga. Salah satunya Dermawan, 34, warga Desa/Kecamatan Sukomoro.

Dia mengatakan, kondisi jalan yang sempit membuat kendaraan mudah mengular, terutama pada pagi dan siang hari.

“Setiap pagi dan siang pasti macet. Hlawong kadang bareng antara lampu merah dan kereta yang lewat,” ujarnya.

Beruntung, tahun ini Jembatan Sukomoro mendapat perhatian dari Pemkab Nganjuk. Jembatan tersebut akan dilebarkan sehingga nantinya memiliki lebar sekitar lima meter.

Pelebaran ini diharapkan bisa membuat kendaraan lebih leluasa melintas sekaligus mengurangi antrean yang selama ini terjadi di sekitar jembatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Onny Supriyono membenarkan proyek tersebut mulai dikerjakan.

“Pelebaran jalan mulai dilakukan pekan ini,” ujarnya.

Untuk mengerjakan proyek tersebut, Pemkab Nganjuk menyiapkan anggaran Rp 188,68 juta. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk 2026.

Proyek pelebaran jembatan dikerjakan CV Putran Technik. Berdasarkan kontrak, pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari.

Onny mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar lokasi proyek agar lebih berhati-hati. Sebab, selain terdapat aktivitas pekerjaan, kawasan tersebut juga berdekatan dengan perlintasan kereta api yang masih aktif.

“Perbaikan akan dikebut. Harapannya dapat segera rampung sebelum waktunya,” pungkasnya. (wib/tyo)

 

berita nganjuk - radar nganjuk

Editor : Miko
Jembatan Sukomoro Pelebaran Jembatan berita nganjuk PUPR Nganjuk infrastruktur Nganjuk