NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelar Pasar Murah di Lapangan Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk, Rabu (13/8). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi di daerah.
Pasar Murah yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga hadir bersama sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.
Pemkab Nganjuk Berupaya Tekan Inflasi
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, Pasar Murah digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari langkah pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.
“Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk mengendalikan inflasi. Tujuannya agar harga bahan pokok tidak naik,” ujar Marhaen di sela-sela kegiatan.
Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam Pasar Murah tersebut. Harganya dibuat lebih rendah dibandingkan harga pasar sehingga masyarakat dapat membeli bahan pangan untuk kebutuhan sehari-hari dengan biaya yang lebih ringan.
Harga Beras hingga Cabai Dijual Lebih Murah
Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras premium seharga Rp14 ribu per kilogram dan beras medium Rp11 ribu per kilogram.
Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp13 ribu per liter. Sementara harga cabai rawit dipatok sekitar Rp25 ribu per kilogram.
Menurut Marhaen, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga terlihat memanfaatkan Pasar Murah untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.
“Masyarakat sangat antusias dengan Pasar Murah yang diadakan oleh Pemkab Nganjuk,” tambahnya.
Khofifah Apresiasi Langkah Pemkab Nganjuk
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut mengapresiasi langkah Pemkab Nganjuk menggelar Pasar Murah. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk membantu masyarakat, terutama ketika harga sejumlah kebutuhan pangan mengalami perubahan.
Khofifah berharap Pasar Murah tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga Pasar Murah yang diadakan oleh Pemkab Nganjuk benar-benar bermanfaat untuk menjaga harga pangan,” ujarnya.
Bagi Pemkab Nganjuk, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau masyarakat.
(wib/adv/tyo)
Editor : Miko