Semangat 45 Ketemu Semangat Dagang: Upacara Jadul di Banjaranyar Bangkitkan UMKM Desa di Nganjuk

rekian • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 10:23 WIB
Usai upacara HUT RI Kemerdekaan RI ke-81, Kepala Desa Banjaranyar Samsul Anam (baju merah berdasi) foto bersama Anggota Komisi I DPRD Nganjuk M Nasikul Koiri Abadi (baju hijau) dan warga desa.
Usai upacara HUT RI Kemerdekaan RI ke-81, Kepala Desa Banjaranyar Samsul Anam (baju merah berdasi) foto bersama Anggota Komisi I DPRD Nganjuk M Nasikul Koiri Abadi (baju hijau) dan warga desa.

 

TANJUNGANOM, RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk pada Senin (17/8) berlangsung meriah dan sarat makna.

Mengusung konsep pakaian zaman dahulu (jadul), upacara kemerdekaan ini tidak hanya berhasil menarik perhatian publik, tetapi juga membawa angin segar bagi kebangkitan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat.

Kemeriahan acara tersebut tak lepas dari ide-ide kreatif Kepala Desa (Kades) Banjaranyar, Samsul Anam. Inovasi ini mendapat apresiasi langsung dari Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Nganjuk, M. Nasikhul Koiri Abadi, yang turut hadir dalam upacara tersebut.

Baca Juga: DPRD Nganjuk Tanggapi Mobil Siaga Desa Kutorejo di Alun-Alun Kota Batu: Harusnya Ada Tabayun!

Politisi PKB yang akrab disapa Gus Nasik itu mengaku kagum dengan tingginya antusiasme masyarakat. "Peran Pak Lurah (Kades Samsul Anam, Red) luar biasa," puji Gus Nasik.

Menurutnya, di tengah situasi ekonomi yang sedang kurang baik-baik saja, masyarakat Desa Banjaranyar tetap menunjukkan semangat juang dan patriotisme yang tinggi dalam merayakan Kemerdekaan ke-81 RI.

Warga antusias berbelanja di lapak UMKM yang disiapkan panitia upacara HUT RI ke-81 di Lapangan Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.
Warga antusias berbelanja di lapak UMKM yang disiapkan panitia upacara HUT RI ke-81 di Lapangan Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

 "Meski dengan konsep yang relatif sederhana, tidak berlebihan, tetapi sama sekali tidak mengurangi makna daripada kemeriahan 81 tahun Kemerdekaan Indonesia. Ditambah lagi ramainya pelaku UMKM yang menjajakan dagangannya untuk peserta upacara," imbuh Gus Nasik.

Benar saja, deretan pedagang kecil tampak memadati area sekitar lokasi upacara, menciptakan perputaran ekonomi yang masif dalam waktu singkat. Kades Banjaranyar, Samsul Anam, menjelaskan bahwa para pedagang yang dilibatkan adalah warga asli Nganjuk.

"Lebih banyak warga desa sini yang berjualan," ujar Samsul.

Baca Juga: Heboh Mobil Siaga Desa Kutorejo Parkir di Alun-Alun Batu, Camat Kertosono: Mampir Salat dan Makan

Di tengah tantangan ekonomi saat ini, Samsul berharap UMKM di desanya bisa terus bertahan dan berkembang. Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi kepada warga, Pemerintah Desa tidak hanya memfasilitasi lapak dagangan, tetapi juga menyediakan kuliner gratis. "Ada 4 ribu porsi bakso yang kami sediakan untuk warga peserta upacara," terangnya.

Warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk mengikuti upacara bendera.
Warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk mengikuti upacara bendera.

 Samsul berharap peringatan hari kemerdekaan tahun ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan bisa menjadi momentum nyata untuk kembali membangkitkan perekonomian di tingkat desa.

Dampak positif dari acara ini benar-benar dirasakan langsung oleh para pedagang kecil. Salah satunya adalah Sunoto (46), penjual es teh asal wilayah Ngronggot yang ikut membuka lapak di lokasi. Ia mengaku sangat senang dan bersyukur bisa berpartisipasi dalam keramaian upacara tersebut.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-81, Desa Banjaranyar Tanjunganom Beri Gebrakan lewat Upacara Berkostum Jadul

Dagangannya laris manis diserbu peserta upacara maupun warga yang menonton. "Baru buka 2 jam sudah habis 5 liter," aku Sunoto.

Dengan mematok harga Rp 5.000 per gelas, Sunoto menyebut bahwa pendapatan yang ia kantongi hanya dalam waktu dua jam itu sudah setara dengan hasil penjualannya jika membuka warung di rumah dari pagi hingga sore hari.

Editor : rekian
Desa Banjaranyar HUT RI ke-81 Kecamatan Kertosono umkm Kabupaten Nganjuk