Ide Kreatif Kades Banjaranyar Nganjuk Gelar Upacara dengan Pakaian Jadul Jadi Viral

rekian • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 11:12 WIB
Peserta upacara HUT RI di Lapangan Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk memberikan hormat saat pengibaran bendera Merah putih yang dipimpin Kades Banjaranyar Samsul Anam.
Peserta upacara HUT RI di Lapangan Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk memberikan hormat saat pengibaran bendera Merah putih yang dipimpin Kades Banjaranyar Samsul Anam.

 

TANJUNGANOM, RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM- Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk tahun ini terasa unik dan berbeda.

Alih-alih tampil mewah, pemerintah desa dan warga setempat justru sepakat mengusung tema "Tempo Dulu" atau jadul dalam seluruh rangkaian upacara dan kegiatan kemerdekaan.

Baca Juga: Semangat 45 Ketemu Semangat Dagang: Upacara Jadul di Banjaranyar Bangkitkan UMKM Desa di Nganjuk

Kepala Desa Banjaranyar, Samsul Anam, mengungkapkan bahwa pemilihan tema jadul ini dilandasi oleh dua alasan utama, yakni mengenang sejarah para pejuang dan menekan biaya (minim cost).

"Yang pertama jelas kita mengenang tempo dulu. Kedua, minim cost. Biayanya sedikit banget, warga tidak perlu ke salon atau menyewa baju. Cukup menggunakan pakaian bekas di rumah yang dipermak untuk upacara," ujar Samsul saat ditemui usai acara.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-81, Desa Banjaranyar Tanjunganom Beri Gebrakan lewat Upacara Berkostum Jadul

Lebih lanjut, Samsul menjelaskan filosofi mendalam di balik gaya berpakaian sederhana tersebut. Menurutnya, hal ini adalah bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan leluhur.

Dengan peralatan dan pakaian yang serba minim di masa lalu, para pejuang tetap tangguh dan berhasil memerdekakan Indonesia. Samsul pun membandingkan kondisi tersebut dengan masyarakat modern saat ini yang terbiasa dengan hal-hal instan, berbeda dengan orang zaman dahulu yang harus berjuang keras untuk mendapatkan sesuatu.

Baca Juga: DPRD Nganjuk Tanggapi Mobil Siaga Desa Kutorejo di Alun-Alun Kota Batu: Harusnya Ada Tabayun!

Kemeriahan perayaan HUT RI di Banjaranyar sudah terasa bahkan sebelum upacara dimulai. Warga mengadakan tradisi mbendik—berkeliling desa menggunakan sepeda motor jadul dan pengeras suara (toa).

Warga antusias mengenakan pakaian jadul lalu foto bersama dengan Kepala Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk usai upacara HUT RI ke-81.
Warga antusias mengenakan pakaian jadul lalu foto bersama dengan Kepala Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk usai upacara HUT RI ke-81.

 

"Bahasa dulunya kan mbendik. Lewat mbendik ini kita memotivasi warga bahwasanya untuk kegiatan upacara tidak perlu yang 'wah' atau mahal. Kita bisa tampil beda, sangat menghibur diri sendiri, dan menghibur teman-teman," tambahnya.

Paling stand out! penampilan "Koboi Jadul" Warga Desa Banjaranyar curi perhatian di Upacara HUT RI ke-81.
Paling stand out! penampilan "Koboi Jadul" Warga Desa Banjaranyar curi perhatian di Upacara HUT RI ke-81.

 

Baca Juga: Heboh Mobil Siaga Desa Kutorejo Parkir di Alun-Alun Batu, Camat Kertosono: Mampir Salat dan Makan

Selain upacara bendera, Pemerintah Desa Banjaranyar juga memanjakan warganya dengan berbagai kegiatan hiburan gratis. Salah satunya adalah kegiatan "leso mancing" yang digelar di tujuh lokasi berbeda. Acara memancing gratis ini terbuka untuk seluruh warga desa dan menyediakan berbagai macam hadiah menarik.

Untuk memastikan pembagian hadiah berjalan adil, panitia menerapkan sistem kupon yang ketat. Kupon tersebut didistribusikan melalui Ketua RT masing-masing. Setiap kupon sudah dilengkapi dengan nama warga dan asal RT/RW untuk menghindari adanya klaim kupon ganda.

Baca Juga: Musim Panen Cengkeh Tiba, Petani Desa Blongko Nganjuk Raih Untung Hingga Ratusan Ribu Rupiah per Kg

Sebagai puncak acara, warga juga dihibur oleh pagelaran musik jadul dari Orkes Sinar Jaya asal Kediri. Konsep musik ini sengaja diselaraskan dengan tema "Tempo Dulu" agar warga bisa bernostalgia, bernyanyi, dan berjoget bersama dalam suasana yang aman dan kondusif.

Kesuksesan perayaan bertema unik tahun ini rupanya membuat Samsul Anam sudah bersiap untuk inovasi perayaan di tahun berikutnya.

Baca Juga: Tiga Bulan, 264 Desa Sedot Rp 44,49 Miliar

"Insyaallah tahun depan temanya anak sekolah. Nanti warga memakai pakaian seragam SD dan SMP," pungkas Kades Banjaranyar tersebut sambil tertawa.

Sementara itu, warga yang megikuti kegiatan upacara HUT RI ke-81 di lapangan Desa Banjaranyar merasa senang. Selain bisa berkumpul dengan tetangga beda dusun dan RT, mereka juga menikmati hiburan berhadiah sepeda motor jadul dan beberapa hadiah berupa perkakas rumah tangga. "Senang banget ada acara begini," ujar Sri yang ikut upacara. 

Editor : rekian
Desa Banjaranyar HUT RI ke-81 tempo dulu radar nganjuk Kecamatan Tanjunganom