Tol Kediri-Kertosono di Nganjuk Mangkrak? Lahan Terpasang Papan Larangan Namun Tetap Ditanami Warga

rekian • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:17 WIB
Salah satu lahan warga di Desa Banjaranyar yang terdampak tol Kediri-Kertosono dipasang papan peringatan. (Foto: Rekian)
Salah satu lahan warga di Desa Banjaranyar yang terdampak tol Kediri-Kertosono dipasang papan peringatan. (Foto: Rekian)

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com– Rencana pembangunan jalan tol Kediri-Kertosono yang melintasi Kabupaten Nganjuk hingga kini masih belum menunjukkan titik terang.

Meski sebagian lahan terdampak telah diganti rugi, tanda-tanda proyek tersebut akan dilaksanakan masih abu-abu.

Baca Juga: Mencekam! Ini Kronologi Kebakaran Bus PO Gunung Harta di Jalan Tol Nganjuk

Padahal, ada 18,3 kilometer jalur tol yang bakal membentang di Nganjuk, melintasi 16 desa di tiga kecamatan yaitu Prambon, Tanjunganom, dan Sukomoro.

Namun, hingga pertengahan 2026, tak ada komunikasi berarti dari pihak pengelola proyek kepada pemerintah kecamatan setempat.

Baca Juga: Mencekam! Ini Kronologi Kebakaran Bus PO Gunung Harta di Jalan Tol Nganjuk

"Sejak saya masuk di sini (Plt Camat Tanjunganom), belum ada komunikasi apapun terkait dengan tol," ujar Sarwo Widodo, Plt Camat Tanjunganom yang menjabat sejak Mei 2026.

Ada beberapa desa yang terdampak pembangunan proyek tol di wilayahnya di antaranya adalah Desa Banjaranyar, Desa Ngadirejo, Desa Wates, dan Desa Sumberkepuh.

Baca Juga: Mencekam! Ini Kronologi Kebakaran Bus PO Gunung Harta di Jalan Tol Nganjuk

Di lahan pertanian yang sudah dibebaskan, kini berdiri papan pengumuman bertuliskan "Tanah Milik Negara" disertai larangan masuk dan memanfaatkan lahan dengan ancaman pidana.

Namun, kenyataan di lapangan berbeda. Warga setempat masih memanfaatkan lahan yang belum tergarap itu untuk menanam padi dan jagung.

Baca Juga: Tol Nganjuk-Solo Ramai, Satlantas Polres Nganjuk Pantau Pintu Keluar 24 Jam

Ada dugaan lahan pertanian tersebut tetap digunakan karena warga belum mendapatkan informasi kapan proyek dimulai. Mereka menyayangkan jika lahannya kosong tidak produktif. 

Situasi ini menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Mereka mempertanyakan kepastian jadwal pembangunan dan status lahan yang sudah diganti rugi tetapi tidak segera digunakan.

Editor : rekian
tanjunganom Tol Nganjuk nganjuk tol Kediri-Kertosono jalan tol