Damkarmat Nganjuk Evakuasi Sarang Tawon di Bagor dan Kota Nganjuk

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 16:21 WIB
MEMBAHAYAKAN: Petugas Damkarmat Nganjuk operasi tangkap tawon (OTT) di Kelurahan Kramat kemarin. (novanda nirwana/jprk).
MEMBAHAYAKAN: Petugas Damkarmat Nganjuk operasi tangkap tawon (OTT) di Kelurahan Kramat kemarin. (novanda nirwana/jprk).

Warga Khawatir Sarang Tawon Dekat Rumah

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk kembali menerima laporan keberadaan sarang tawon yang berada dekat aktivitas warga.

Kali ini, petugas harus mendatangi dua lokasi berbeda untuk mengevakuasi sarang tawon yang dinilai berpotensi membahayakan masyarakat.

Laporan pertama datang dari Sopingi, 52, warga Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk. Sarang tawon ditemukan berada di sebuah pohon jambu yang tumbuh di sekitar rumah.

Sementara laporan kedua disampaikan Baridhuwan, 56, warga Desa Banaranwetan, Kecamatan Bagor. Di lokasi tersebut, sarang tawon ditemukan berada di area jemuran pakaian.

Evakuasi Dilakukan pada Malam Hari

Setelah menerima laporan, petugas Damkarmat langsung bergerak menuju kedua lokasi. Penanganan dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB dengan menggunakan kendaraan operasional dan melibatkan personel siaga 1 Mako.

Kepala Damkarmat Nganjuk Imam Ashari menjelaskan, pemilihan waktu malam dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko serangan tawon kepada petugas.

“Pemilihan waktu malam hari dilakukan untuk mengurangi risiko serangan,” ujarnya.

Petugas juga menggunakan perlengkapan keselamatan selama proses evakuasi. Langkah tersebut diperlukan karena tawon vespa affinis dapat bersikap agresif ketika sarangnya terganggu.

Warga Diminta Tidak Evakuasi Sarang Sendiri

Imam mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangani atau memindahkan sarang tawon sendiri, terutama apabila berada di sekitar rumah atau tempat yang sering digunakan untuk beraktivitas.

Menurutnya, keberadaan sarang tawon di dekat permukiman dapat menimbulkan risiko bagi warga apabila koloni merasa terganggu.

“Kalau menemukan sarang tawon, jangan mencoba mengevakuasi sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan aman,” imbaunya.

Masyarakat juga diminta lebih waspada apabila melihat aktivitas tawon yang mulai membuat sarang di sekitar permukiman.

Terlebih jika sarang berada di pohon, area jemuran, atap rumah, atau lokasi lain yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut sebaiknya segera dilaporkan agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki perlengkapan keselamatan.

(nov/tyo)

Editor : Miko
sarang tawon Nganjuk tawon vespa affinis Damkarmat berita nganjuk Evakuasi Sarang Tawon