
NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com Kejaksaan Negeri Nganjuk membuat gebrakan dalam memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia pada 2 September 2026. Kejaksaan menggelar Pasar Rakyat Adhyaksa di sekitar Alun-Alun Nganjuk pada 28 Agustus 2026 hingga 5 September 2026. Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Nganjuk diajak berkolaborasi.
“Kami ingin membangkitkan UMKM di Nganjuk,” ujar Kepala Kejari Nganjuk Dino Kriesmiardi melalui Kasi Intel Kejari Nganjuk Koko Robi Yahya kemarin. Keinginan itu muncul karena saat ini perekonomian sedang lesu.
Baca Juga: Banjir Ucapan Harlah Kejaksaan Jadi Suntikan Semangat bagi Jaksa Nganjuk
Karena itu, di Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia, Kejari Nganjuk ingin berkontribusi di dunia UMKM. Pelaku UMKM membutuhkan wadah untuk memasarkan produknya. Pasar Rakyat Adhyaksa menjadi wadah yang pas untuk mempertemukan pembeli dengan pelaku UMKM. Karena mereka bisa berbelanja sambil jalan-jalan dan menikmati hiburan di Alun-Alun Nganjuk.
Menurut Koko, kegiatan tersebut juga menjadi cara kejaksaan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak hanya mengenal kejaksaan melalui proses penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan yang bersentuhan dengan kehidupan warga.
Baca Juga: Pembacok Istri Orang Kena 28 Bulan, Ini Alasan Hakim PN Nganjuk Tak Mengabulkan Tuntutan Jaksa
Sementara itu, keberadaan pasar rakyat mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM. Salah satunya Nela Setyafani, 20. Dia mengaku mendapatkan untung besar saat ikut Pasar Rakyat Adhyaksa. “Kalau ramai sehari bisa dapat uang Rp 1 juta,” ungkapnya.
Selama ini, Nela lebih banyak mengandalkan penjualan di pasar malam. Karena itu, dia berharap kegiatan seperti Pasar Rakyat Adhyaksa menjadi agenda rutin. “Sangat membantu pelaku UMKM Nganjuk,” ujarnya.
Editor : rekian