NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com - Warga Dusun Kedungombo II, Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk mengeluhkan kondisi Sungai Bodor yang hampir tertutup total oleh rumpun pohon bambu yang tumbang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, rumpun bambu berukuran besar roboh dan menutupi sekitar 80 persen badan sungai. Selain menghalangi aliran air, di sekitar tumpukan bambu tersebut juga terlihat tumpukan sampah yang menggenang dan menyumbat sungai.
Warga mengaku, ambrolnya rumpun bambu tersebut sudah terjadi hampir satu tahun lalu. Namun hingga memasuki pertengahan September 2026, belum ada tindak lanjut pembersihan dari pihak terkait.
Kekhawatiran warga semakin meningkat lantaran musim penghujan akan segera tiba. Mereka takut, sumbatan bambu dan sampah itu akan menyebabkan air sungai meluap dan membanjiri permukiman warga yang berada di bantaran sungai.
"Kami khawatir kalau hujan deras nanti air tidak bisa mengalir dan banjir masuk ke rumah. Sudah hampir setahun dibiarkan seperti ini," keluh warga.
Warga berharap pemerintah desa maupun dinas terkait segera melakukan penanganan dan normalisasi Sungai Bodhor sebelum musim hujan tiba.
Lokasi: Sungai Bodhor, Dusun Kedungombo II, Desa Kedungombo, Kec. Tanjunganom, Kab. Nganjuk.
Editor : rekian