Menkop Cek Stok Tiga Gerai di Nganjuk
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono mengecek operasional sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Nganjuk, Kamis (15/10). Dalam kunjungan tersebut, Ferry meninjau tiga gerai, yakni KDMP Garu dan KDMP Sambiroto di Kecamatan Baron serta KDMP Nglawak di Kecamatan Kertosono.
Pantauan wartawan koran ini, Menkop Ferry datang sekitar pukul 10.30 WIB. Ferry langsung disambut oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakli Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro.
Di titik pertama, KDMP Garu, Ferry mengecek ketersediaan stok barang, kondisi gudang, hingga kendaraan operasional koperasi. Dia juga tampak berbincang dengan petugas koperasi dan sejumlah masyarakat yang berbelanja di gerai tersebut.
Ferry mengatakan, operasional KDMP mulai berjalan secara bertahap. Keberadaan koperasi itu diharapkan dapat memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk warga penerima bantuan sosial (bansos) yang dapat mencairkan bantuan sekaligus berbelanja. “Ada warga penerima bansos bisa mencairkan uangnya di KDMP sekaligus berbelanja juga,” ujar Ferry.
Ferry mengatakan, operasional KDMP mulai berjalan secara bertahap. Berbagai kebutuhan masyarakat, mulai beras, gas, hingga pupuk, telah tersedia di gerai. Selain itu, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal juga mulai dipasarkan melalui KDMP dengan pendampingan. “Selain itu, sekarang produk UMKM lokal didampingi dan dijual di gerai KDMP,” ujarnya.
Menurut Ferry, pengelolaan operasional KDMP turut didukung pelatihan bagi pengelola. Pelaksanaan operasionalnya akan melibatkan dinas pangan, dengan manajer koperasi menjadi kepanjangan tangan Agrinas dalam menjalankan aktivitas di gerai. “Kami juga mengadakan pelatihan KDMP. Secara operasional akan dilaksanakan oleh dinas pangan dengan manajer sebagai kepanjangan tangan Agrinas,” jelasnya.
Menurut Ferry, distribusi barang untuk memenuhi kebutuhan gerai dilakukan langsung melalui Agrinas. Selain kebutuhan pokok, KDMP juga menyediakan pupuk yang dapat dibeli petani untuk mendukung kebutuhan pertanian.
Dia berharap, ketersediaan barang di setiap gerai terus meningkat seiring berjalannya operasional koperasi. Dengan begitu, masyarakat dapat mengakses lebih banyak kebutuhan melalui KDMP. “Secara bertahap kalau bisa stok barangnya bisa bertambah terus,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyebut, sejumlah komoditas yang paling banyak terjual di gerai KDMP di antaranya beras, minyak goreng, dan pupuk. Harga komoditas tersebut mengikuti harga eceran tertinggi (HET). “Di sini yang paling laku beras, minyak dan pupuk,” pungkasnya. (nov/tyo)
Editor : Novanda Nirwana