Perlintasan KA Baron Nganjuk Diperbaiki 19–22 Oktober, Ini Jadwalnya

Miko • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:15 WIB
Sejumlah pekerja melakukan pemeriksaan kondisi. (Foto: Unsplash)
Sejumlah pekerja melakukan pemeriksaan kondisi. (Foto: Unsplash)

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pengendara yang biasa melintasi Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, perlu mengantisipasi perjalanan mulai Senin (19/10) malam.

Pasalnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun akan melakukan perbaikan perlintasan kereta api di kawasan tersebut selama empat malam berturut-turut.

Pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Oktober 2026, mulai pukul 21.00 hingga 05.00 WIB setiap malam.

Lokasi perbaikan berada di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 90, Jalan Panglima Sudirman, Desa Baron, Kecamatan Baron.

Perlintasan tersebut berada di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Madiun dan Surabaya. Karena itu, aktivitas perbaikan berpotensi memengaruhi kelancaran kendaraan yang melintas.

Jadwal Perbaikan Perlintasan KA Baron Selama Empat Malam

Berdasarkan keterangan KAI Daop 7 Madiun, pekerjaan dilakukan pada malam hingga pagi hari.

Berikut jadwal yang perlu diperhatikan pengendara:

Selama waktu tersebut, pengguna jalan perlu memperhatikan kemungkinan adanya pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan berupa perbaikan geometri perlintasan sebidang.

Perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan prasarana perkeretaapian agar perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.

Arus Madiun–Surabaya Berpotensi Terganggu

Menurut Tohari, pekerjaan di JPL 90 berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.

Terlebih, lokasi perbaikan berada di jalan provinsi yang dilalui kendaraan dari arah Madiun menuju Surabaya maupun sebaliknya.

KAI pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang kemungkinan terdampak selama pekerjaan berlangsung.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di sekitar JPL 90 Baron-Nganjuk, atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung,” ujar Tohari dalam keterangannya, Sabtu (17/10).

KAI meminta pengendara mengatur waktu keberangkatan sebelum melintasi kawasan tersebut.

Pengguna jalan juga disarankan mempertimbangkan jalur alternatif apabila memungkinkan.

Meski demikian, informasi yang disampaikan KAI belum merinci adanya penutupan total jalan maupun rute pengalihan kendaraan tertentu.

Karena itu, pengendara tetap perlu mengikuti kondisi dan pengaturan petugas di lapangan.

Pengendara Diminta Patuhi Rambu dan Arahan Petugas

Selain potensi gangguan lalu lintas, aktivitas pekerja dan keberadaan material perbaikan di sekitar rel juga perlu diwaspadai.

Tohari mengingatkan masyarakat agar tidak menerobos area yang sedang dibatasi untuk pekerjaan.

Pengendara diminta memperhatikan rambu lalu lintas serta mematuhi arahan petugas yang berjaga.

Langkah tersebut penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, pekerja, maupun perjalanan kereta api.

Perbaikan JPL 90 di Baron ini juga menjadi kelanjutan kegiatan pemeliharaan perlintasan sebidang di wilayah Daop 7 Madiun.

Sebelumnya, KAI telah melakukan pekerjaan serupa di JPL 99 pada petak jalan Bagor–Nganjuk selama 14–16 Oktober 2026.

Dengan adanya perbaikan di Baron, masyarakat yang akan bepergian pada malam hari, khususnya melalui jalur Madiun–Surabaya, diimbau memperhitungkan waktu perjalanan agar tidak terganggu aktivitas pengerjaan.

Sumber: Keterangan KAI Daop 7 Madiun

Editor : Miko
perlintasan kereta api Baron JPL 90 Nganjuk KAI Daop 7 Madiun jalur Madiun Surabaya Perbaikan Jalan Nganjuk