NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Kepala SMPN 4 Nganjuk Minarti bertekad meningkatkan prestasi siswanya. Tak hanya jago di bidang kesenian dan budaya. Melainkan juga bidang akademik. Sehingga, SMPN 4 Nganjuk tidak lagi dikenal sebagai gudangnya anak berprestasi di seni dan budaya tetapi juga gudangnya anak jago akademik.
“SMPN 4 Nganjuk saat ini menjadi jujugan calon siswa baru,” ujar Kepala SMPN 4 Nganjuk Minarti kemarin. Di penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini, pendaftar di SMPN 4 Nganjuk membeludak. Sehingga, SMPN 4 Nganjuk harus mengeliminasi pendaftar.
Banjirnya pendaftar di SMPN 4 Nganjuk tidak terlepas dari tangan dingin Minarti. Kepala sekolah berhijab ini berhasil meningkatkan kualitas SMPN 4 Nganjuk. Tidak lagi jago di bidang kesenian tetapi juga berprestasi di bidang akademik.
Meski demikian, Minarti tidak mau menghilangkan prestasi di bidang seni dan budaya. Dia juga tetap memberikan perhatian. Apalagi, sebenarnya dia adalah guru bahasa Jawa. Minarti juga dikenal sebagai sosok yang menyukai kesenian dan budaya. Dalam jiwanya juga terpendam bakat seni. Sejak kuliah di IKIP Surabaya, Minarti aktif di bidang kesenian. Mulai dari teater, ludruk, ketoprak, drama tradisional hingga geguritan Jawa atau puisi berbahasa Jawa.
“Saat menjadi guru, saya sering menjadi pembimbing siswa di ekstrakurikuler kesenian,” ujar istri dari Kepala Cabdindik Wilayah Kediri Adi Prayitno ini.
Sebelum menjadi kepala sekolah di SMPN 4 Nganjuk, Minarti pernah bertugas sebagai guru di SMPN 3 Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada 1999. Lalu, pada 2002 pindah ke Kabupaten Nganjuk. Dia mengajar di SMPN 3 Rejoso. Setelah itu menjadi kepala sekolah sejak 2022 di SMPN 4 Nganjuk sampai sekarang.
Selain sibuk di SMPN 4 Nganjuk, ibu dua anak ini juga menjadi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabdindik Jawa Timur Wilayah Kediri. Dia pun memiliki kegiatan sosial di sana. Yaitu, Safari Ramadan dan Safari Muharam. “Kami mengunjungi para pelajar dari keluarga kurang mampu di wilayah Kediri untuk memberi motivasi dan bantuan,” ujarnya.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk