Plt Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Nganjuk Itsna Shofiani adalah Kartini Masa Kini. Meski perempuan, dia tidak kalah dengan kepala dinas laki-laki. Sebagai bentuk totalitasnya memimpin disperta, Itsna terjun ke sawah untuk melihat langsung persoalan petani dan mencarikan solusi.
Bagi Plt. Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Nganjuk Itsna Shofiani, perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini adalah hal yang patut dibanggakan dan diteladani. Terutama oleh seluruh perempuan di Indonesia. Karena berkat perjuangan Kartini, banyak perempuan di Indonesia yang akhirnya bisa mendapat hak yang sama dengan laki-laki.
Untuk mensyukuri perjuangan Kartini, banyak hal yang bisa dilakukan oleh perempuan di Indonesia. Sedangkan bagi Itsna, rasa syukur tersebut dapat ditunjukkan dengan tidak menyia-nyiakan kesempatan saat bekerja.
“Perjuangan RA Kartini adalah hal yang patut disyukuri. Salah satunya kita sebagai perempuan harus bekerja dengan totalitas,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Hal itu benar-benar dilakukan oleh Itsna sebagai Plt. Kepala Disperta Nganjuk. Nyaris setiap hari dirinya selalu terjun ke lapangan. Yaitu, ke sawah. Bahkan, dia harus di sawah hingga malam hari. Hal itu sebagai bentuk totalitas yang dia lakukan sebagai Plt kepala disperta.
Lalu apa yang dilakukan oleh Itsna di sawah? Menanggapi pertanyaan itu, Itsna mengatakan dengan terjun ke lapangan, dia bisa mengetahi permasalahan yang sedang terjadi. Karena saat itu, dia bisa berdiskusi secara langsung dengan para petani.
“Petani menjadi orang yang paling tahu permasalahan di sawah. Jadi saya harus rajin-rajin berdiskusi dengan mereka,” tambahnya.
Perempuan yang juga menjabat sebagai staf ahli bupati di bidang perekonomian, keuangan, dan pembangunan itu mengaku tak pernah bosan ketika harus terjun ke sawah. Sebaliknya, menurut Itsna, terjun ke sawah adalah hal yang sangat menyenangkan. Tidak hanya sebatas kesenangan bertemu dengan petani. Namun juga sebagai sarana untuk refreshing karena bisa melihat alam secara langsung.
Lebih lanjut, apa yang dilakukan oleh Itsna itu juga dilakukan sebagai pengawasan ke sektor pertanian Kabupaten Nganjuk. Karena diketahui, ada target besar yang diemban oleh Itsna sebagai Plt Kepala Disperta Nganjuk. Yaitu menciptakan swasembada pangan tercipta di Nganjuk.
“Swasembada pangan adalah program dari pemerintah pusat. Sedangkan di Nganjuk, swasemda pangan dan peningkatan produksi bawang merah adalah harus dilakukan,” pungkasnya. (wib)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira