Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Sri Handariningsih, Dulu Tarik Pengunjung, Sekarang Bahas Pedagang

Karen Wibi • Jumat, 8 Agustus 2025 | 13:00 WIB

MUTASI: Sri Handariningsih saat jadi kepala disporabudpar. Sekarang dia jadi kepala disperindag.
MUTASI: Sri Handariningsih saat jadi kepala disporabudpar. Sekarang dia jadi kepala disperindag.

Mengenal Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Pemkab Nganjuk (1-Bersambung)

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memutasi 21 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk. Salah satu kepala OPD yang merasakan mutasi adalah Sri Handariningsih. Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk.

Di tahun lalu, pada bulan Agustus, Sri Handariningsih berada dalam kondisi yang sedang repot-repotnya. Karena sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk, dia mendapat banyak tugas untuk menyiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga: Turun ke Lapangan setiap Ada Kejadian

Namun kondisi itu tidak dirasakannya di tahun ini. Karena pada 31 Juli lalu dia mendapat tugas baru dari Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Yaitu, sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk. Perempuan yang akrab disapa Handariningsih itu menjadi salah satu dari 21 pejabat yang dimutasi oleh bupati. “Saya resmi berpindah dari disporabudpar ke disperindag,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Bagi Handariningsih, mutasi bukanlah hal yang mengejutkan. Karena sebagai pejabat, mutasi adalah hal yang sangat lumrah. Tujuan utamanya adalah untuk penyegaran bagi kepala dinas dan OPD yang dipimpin. “Pak Marhaen juga mengatakan mutasi adalah cara untuk transfer ilmu dari satu OPD ke OPD yang lain,” tambahnya.

Setelah dipindah, Handariningsih ingin langsung tancap gas. Karena menurutnya banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan sebagai Kepala Disperindag Nganjuk. Salah satunya adalah melakukan penataan pasar-pasar yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Meski demikian, jabatan Kepala Disperindag Nganjuk adalah hal baru baginya. Banyak hal yang masih asing bagi Bu Han. Salah satunya adalah kebiasaan pekerjaan di lapangan. Karena dulu, Handariningsih sering berkunjung ke tempat wisata di Kabupaten Nganjuk. Kemudian, membuat inovasi untuk menarik pengunjung tempat wisata. Salah satunya seperti Siraman di Air Terjun Sedudo.

Baca Juga: Dikna Rismawati Putri: Dari Desa Sukorejo, Menjadi Bintang Taekwondo hingga Kancah Internasional

Namun kini, Handariningsih tak bisa lagi sering berkunjung ke tempat wisata. Sebagai gantinya, dia akan lebih sering berkunjung ke pasar-pasar yang berada di Kabupaten Nganjuk untuk membahas persoalan pedagang.

Selain itu, orang yang ditemui Handariningsih juga akan berbeda. Dulu, wanita berhijab ini lebih sering bertemu dengan atlet, budayawan, hingga seniman. Namun orang-orang tersebut kini akan jarang ditemui. Karena dipastikan saat ini dia akan lebih sering bertemu dengan pedagang. “Dari tempat dan orang yang saya temui akan berbeda,” imbuhnya.

Namun, Handariningsih mengaku tak masalah. Karena baginya semuanya itu akan sama. Karena tujuan menjadi kepala OPD adalah untuk melayani masyarakat di Kabupaten Nganjuk. “Tujuan menjadi kepala OPD itu semuanya sama. Yaitu, untuk melayani masyarakat,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Miko
#kepala opd #pemkab nganjuk #disperindag #mutasi #Marhaen Djumadi #Kabupaten Nganjuk #bupati nganjuk