Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ketua Pengadilan Nganjuk Oki Basuki Rachmat: Nasi Pecel Jadi Menu Wajib setiap Ada Acara 

Novanda Nirwana • Jumat, 16 Januari 2026 | 16:22 WIB

SUKA KULINER: Ketua PN Nganjuk Oki Basuki Rachmat paling suka pecel dan nasi becek.
SUKA KULINER: Ketua PN Nganjuk Oki Basuki Rachmat paling suka pecel dan nasi becek.

Mengenal Oki Basuki Rachmat, Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk 

Oki Basuki Rachmat menjabat Ketua PN Nganjuk sejak November 2025. Meski sebagai orang asli Sunda tetapi lidah Oki sudah sangat familiar dengan lidah orang Jawa. Bahkan, setiap ada acara, dia selalu meminta untuk menyediakan masakan Jawa untuk menjamu tamu. 

NOVANDA NIRWANA-NGANJUK, JP Radar Nganjuk

“Saya paling suka nasi pecel dan nasi becek,” ujar Oki Basuki Rachmat saat ditemui wartawan koran ini kemarin. Kecintaan Oki terhadap nasi pecel muncul sejak dia ditugaskan menjadi Ketua Pengadilan Negeri Bangkalan tahun 2021. Saat itu, dia merasakan nasi pecel. 

Kecintaan Oki terhadap pecel semakin menjadi saat ditugaskan di PN Nganjuk pada November 2025. Dia makan nasi pecel khas Nganjuk. Rasa pecel yang pedas membuatnya ketagihan. Sehingga, setiap ada acara di PN Nganjuk, Oki meminta pegawai menyiapkan suguhan nasi pecel.

“Saat olahraga dan pengajian, kami selalu siapkan nasi pecel untuk makan-makan,” ujarnya. 

Selain pecel, bapak dua anak ini juga suka dengan nasi becek. Nasi becek yang merupakan makanan khas Nganjuk memiliki rasa yang istimewa. “Kalau tidak nasi pecel, ya nasi becek, menu wajib saya,” ujarnya. 

Selama memimpin PN Nganjuk, Oki merasa enjoy. Semua persidangan digelar dengan lancar dan aman. Tidak ada gejolak yang muncul. Oki juga sering memimpin persidangan. 

Uniknya, meski sudah menjadi hakim selama 22 tahun tetapi sebenarnya Oki bercita-cita menjadi hakim. Sejak kecil, Oki ingin menjadi polisi. Karena itu setelah lulus SMA, Oki memutuskan mendaftar Akademi Kepolisian (Akpol). Sayangnya, keinganannya berkarir di kepolisian kandas. Dia tidak lolos tes. 

Meski demikian, pria asal Bandung, Jawa Barat ini tidak mau meratapi kegagalan terlalu lama. Kemudian, Oki memutuskan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad). 

Setelah lulus dari Unpad, Oki mendaftar menjadi calon hakim. Hasilnya, dia berhasil lolos. Sehingga, dia diterima menjadi calon hakim pada 2002. Penempatannya di Pengadilan Negeri Cianjur. 

Selanjutnya, Oki ditugaskan ke Tanjung Lengket, Kalimantan Timur pada 2004. Dia menjadi hakim di PN Tanjung. Karir Oki semakin cemerlang. 

Pada 2020, Oki mendapat amanah menjadi Ketua PN Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. “Itu pertama kali saya menjadi ketua PN,” ujarnya. 

Pengalaman yang tak terlupakan saat itu, Oki menampung ratusan pengungsi pada 2020. Sebab, saat itu, Kabupaten Luwu Utara dilanda banjir bandang. “Kantor PN Masamba jadi tempat para pengungsi,” ujarnya.

Meski jadi tempat pengungsian tetapi persidangan di PN Masamba tetap berjalan. Tidak ada kendala yang berarti. Justru, PN Masamba mendapat penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari presiden. 

Berprestasi di PN Masamba, Oki mendapat promosi menjadi Ketua PN Bangkalan. Ini pengalaman pertama Oki di Jawa Timur. Setelah menjadi Ketua PN Bangkalan, Oki ditugaskan menjadi Wakil Ketua PN Slawi, Tegal, Jawa Tengah pada tahun 2024.

Kemudian, Oki pindah ke Kota Angin pada November 2025. “Ini ketiga kalinya saya jadi ketua PN,” ujar Oki. 

Selama bertugas di Nganjuk, Oki mengajak istrinya. Sedangkan, kedua anaknya kuliah di luar kota. Setiap pagi, dia dan istri jalan kaki. Dia merasa betah dan nyaman di Kota Angin. “Saya selalu kuliner dan wisata di Nganjuk saat liburan,” ujarnya. (tyo) 

 

Editor : Karen Wibi
#pengadilan negeri nganjuk #nganjuk #Ketua Pengadilan