Mengenal BIOS dan UEFI: Peran Penting Firmware dalam Proses Booting Komputer Modern

Internship Radar Kediri • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 22:28 WIB
Apa Itu BIOS dan UEFI? Ini Perbedaannya
Apa Itu BIOS dan UEFI? Ini Perbedaannya

Saat sebuah komputer pertama kali dinyalakan, terdapat sistem krusial yang bekerja secara cepat di balik layar sebelum sistem operasi mulai dimuat. Sistem tersebut adalah firmware, yang bertugas menginisialisasi seluruh perangkat keras dan memulai proses booting. Di dunia komputer, dikenal dua jenis firmware utama, yaitu BIOS (Basic Input/Output System) dan UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). Meski menjalankan fungsi dasar yang sama, UEFI kini telah menggeser keberadaan BIOS tradisional berkat berbagai fitur modern yang diusungnya.

BIOS merupakan teknologi firmware warisan yang tersimpan langsung pada cip motherboard. Sejak era awal perkembangan komputer, BIOS berfungsi melakukan pemeriksaan kesehatan perangkat keras (Power-On Self-Test) serta menyediakan pengaturan dasar sistem, seperti konfigurasi komponen fisik dan penentuan urutan media penyimpanan yang digunakan untuk booting. Namun, seiring pesatnya perkembangan teknologi perangkat keras, keterbatasan sistem BIOS tua mulai terasa, terutama dalam menangani media penyimpanan berkapasitas sangat besar.

Sebagai jembatan menuju teknologi modern, UEFI hadir menggantikan peran BIOS dengan tingkat fleksibilitas yang jauh lebih tinggi. Salah satu keunggulan utama UEFI adalah dukungannya terhadap skema GUID Partition Table (GPT). Fitur ini memungkinkan komputer membaca dan mengelola drive berkapasitas raksasa serta membagi partisi dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan skema Master Boot Record (MBR) yang terbatas pada BIOS lama. Tidak hanya itu, UEFI juga menawarkan proses booting yang lebih cepat, antarmuka grafis yang ramah pengguna dengan dukungan navigasi tetikus (mouse), hingga fitur perlindungan keamanan seperti Secure Boot.

Secara keseluruhan, baik BIOS maupun UEFI memegang peran fundamental sebagai penghubung awal antara perangkat keras dan sistem operasi. Keduanya memastikan seluruh komponen terdeteksi dengan benar dan menentukan media mana yang akan dijalankan saat komputer menyala. Kendati demikian, dengan tuntutan performa dan keamanan perangkat modern saat ini, UEFI kini telah menjadi standar utama yang diterapkan pada hampir seluruh komputer generasi terbaru.

Penulis: C. Rehan Aji Saputra, SMK CANDA BHIRAWA PARE 

Editor : rekian
bios uefi jawapos komputer radar nganjuk