ADA alasan mengapa tren thrift kini kian diminati. Salah satunya karena harga yang terjangkau. Bahkan, jika beruntung, pelanggan bisa mendapat baju dengan harga Rp 5 ribu.
Anisa, salah satu pembeli mengatakan, dia sering berburu pakaian thrift sejak satu tahun terakhir. Menurutnya, pakaian yang dibelinya secara thrift lebih unik dibanding baju lainnya.
“Modelnya itu ngga akan sama dengan orang lain, selain itu lebih murah juga dari segi harga,” ujarnya.
Meski demikian, dia juga tidak bisa sembarangan membeli baju thrift. Dia harus selektif dalam memilih. Tak jarang, dia membeli baju thrift yang ada noda dan sobek.
“Harus pinter-pinter nyari juga, kadang ada noda yang ngga bisa hilang atau sobek dibagian tertentu,” papar perempuan berusia 23 tahun itu.
Selain murah, daya tarik thrift menurutnya terletak pada gaya yang vintage. Selain itu, lebih mudah dipadu-padankan dengan gaya anak muda zaman sekarang.
“Ala-ala vintage gitu kesannya, tapi kadang ada juga yang gaya modern,” tandasnya.
Tak hanya perempuan, laki-laki pun juga ada yang tertarik dengan barang thrift, salah satunya Damar. Bahkan ia sering datang ke acara-acara thrift di berbagai kota. “Kadang tiap kota itu beda-beda, kalau pas untung ya dapat modelnya bagus dengan harga yang murah,” ujar pria yang kini berusia 28 tahun itu.
Saat memilih pun, Damar harus menyisihkan waktunya lebih lama dibanding jika ia berbelanja baju yang bukan thrift.
“Siapkan tenaga dulu, harus detail pokoknya. Kan kita juga ngga tahu ini baju bekas apa,” ucap Damar sembari mengatakan harga pakaian yang dibelinya dari thrift mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 450 ribu. (nov/wib)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira