JP Radar Nganjuk - Sejarah singkat aplikasi WhatsApp dimulai pada tahun 2009. Didirikah oleh Jan Koum dan Brian Acton, kedua founder WhatsApp sama sama pernah bekerja pada Yahoo.
Berawal dari keinginan Jan Koum yang ingin membuat sebuah aplikasi yang dapat menunjukkan status di sebelah nama individu pengguna.
Lalu Jean Koum kemudian mendiskusikan ide tersebut dengan Brian Acton. Awalnya WhatsApp
memiliki kekurangan sering macet dan cepat menghabiskan daya baterai.
Namun karena kegigihan kedua founder akhirnya WhatsApp berhasil diluncurkan pertama kali pada 2009.
Perkembangan fitur fitur pada aplikasi WhatsApp adalah pada tahun 2009 muncul WhatsApp
2.0 khusus untuk pengguna ios.
Dan pada tahun inilah WhatsApp bisa mengirimkan file foto ke sesama penggunannya. Lalu pada tahun 2014 facebook membeli WhatsApp seharga 19 milliar Dollar.
Dan pada tahun ini muncul fitur enkripsi end-to-end yang diluncurkan WhatsApp hasil kerja sama dengan Open Whisper Systems.
Lalu pada 2015 muncul pertama kali WhatsApp web yang bisa diakses pada komputer dengan cara scan barcode yang ada pada ponsel, pada tahun yang sama WhatsApp juga meluncurkan fitur panggilan suara.
Lalu pada tahun 2017 WhatsApp memperkenalkan fitur Video Call, WhatsApp story dan fitur tarik
pesan. Pada tahun yang sama founder WhatsApp Brian Acton mengundurkan diri dari WhatsApp.
Tahun 2018 WhatsApp meluncurkan WhatsApp bussiness dan juga fitur call serta video grup. Pada tahun ini founder WhatsApp Jan Koum juga mengundurkan diri dari WhatsApp dan digantikan oleh Chris Daniels.
Lalu mulai dari tahun 2020 hingga sekarang fitur fitur yang ada pada WhatsApp bertambah seperti fitur Chat Timer, komunitas, mode gelap dan terang WhatsApp, mute chat, stiker animasi, edit pesan, obrolan suara, whatsapp channel, limit anggota grup yang bertambah hingga 1000 orang dan juga fitur mengirim foto atau video sekali lihat.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira