JP Radar Nganjuk - Artificial Intelligence (AI) atau dalam Bahasa Indonesia disebut kecerdasan buatan sudah menjadi salah satu bagian yang menjadi kebutuhan manusia pada zaman sekarang. Salah satu AI yang menjadi andalan masyarakat Indonesia adalah Chat GPT OpenAI.
OpenAI didirikan pada tahun 2015 dan Chat GPT pertama kali dikembangkan oleh OpenAI pada tahun 2018. Sampai kemudian dirilis ke publik pada 30 November 2022. Bersama CEO nya, Sam Altman, OpenAI dapat berkembang sangat pesat.
Bahkan sudah memiliki berbagai fitur yag dapat membantu kehidupan manusia. Namun, baru-baru ini dalam podcastnya bersama Andrew Mayne, Sam Altman menyoroti fenomena meningkatnya ketergantungan manusia terhadap AI.
“AI kini memang sangat membantu, siswa bisa menyelesaikan tugas lebih cepat dan orang-orang bisa mencari informasi lebih mudah. Tapi, kalau kita terlalu bergantung, itu bisa jadi masalah,” ujar Sam Altman dalam podcast resmi OpenAI.
Walaupun menyadari bahwa AI kan terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam kehidupan modern, Sam Altman tetap menunjukkan keoptimisan dan meyakini bahwa manusia mampu beradaptasi dengan perubahan selama tetap berada dalam posisi yang mengendalikan.
Ia juga mengkhawatirkan masa depan anak-anaknya yang mungkin akan tumbuh di dunia di mana AI melebihi kemampuan mereka.
Pernyataan Sam Altman menjadi pengingat bahwa di tengah pesatnya kemajuan teknologi harus selalu diimbangi dengan rasa tanggung jawab dan kebijaksanaan. AI boleh menjadi alat bantu, tetapi kendali tetap harus berada di tangan manusia.
Penulis: Marta Mahasiswa Magang UIN Sunan Ampel Surabaya
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Jauhar Yohanis