Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengonfirmasi bahwa selebgram Lisa Mariana yang sebelumnya dituding memiliki hubungan dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengakui dirinya merupakan pemeran dalam video asusila yang ramai beredar di media sosial baru-baru ini.
Dilansir dari Antara, Hal tersebut disampaikan oleh Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kepala Bidang Humas Polda Jabar dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Selasa (15/7).
“Yang bersangkutan telah mengakui bahwa perempuan dalam video tersebut memang dirinya” ujar Hendra kepada wartawan, dikutip dari Antara pada Rabu, (16/7).
Pemeriksaan terhadap Lisa dilakukan oleh penyidik Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) sejak pukul 10.30 WIB hingga 16.51 WIB. Meski demikian, proses pemeriksaan belum sepenuhnya selesai karena Lisa mengeluhkan kondisi kesehatannya.
“Yang bersangkutan meminta waktu karena merasa tidak enak badan saat pemeriksaan. Kami akan kembali melayangkan surat panggilan kedua,” jelasnya.
Untuk saat ini status hukum Lisa Mariana masih diputuskan sebagai saksi. Penetapan tersangka akan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan serta keterangan tambahan dari saksi ahli.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa penyebaran video asusila tersebut tidak hanya terjadi di media sosial, tetapi juga di sejumlah situs komersial dan aplikasi Telegram.
Kasubdit Siber Polda Jabar AKBP Martua Ambarita mengatakan bahwa video asusila tersebut telah beredar sejak tahun lalu. Bahkan, ada grup Telegram tertentu yang memungkinkan anggota mengakses video secara bebas setelah bergabung.
Sementara itu dari pihak Lisa Mariana, diwakili oleh Kuasa Hukumnya, Bertua Diana Hutapea menyatakan bahwa Lisa adalah korban dari insiden video syur tersebut. Menurutnya, Lisa dalam kondisi tidak sadar saat berhubungan intim dengan pria dalam video tersebut.
Hingga kini, Polda Jabar masih terus melakukan pendalaman terkait pihak yang menyebarkan konten tersebut, termasuk kemungkinan jerat pidana berdasarkan UU ITE dan Pornografi.
Editor : Jauhar Yohanis