Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Acil Bimbo Tutup Usia di Bandung, Adhisty Zara Ungkap Pesan Haru untuk Sang Kakek

Jauhar Yohanis • Selasa, 2 September 2025 | 17:54 WIB

Acil Bimbo, paling kiri, bersama Sam dan Jaka
Acil Bimbo, paling kiri, bersama Sam dan Jaka

Jakarta JP Radar Nganjuk – Kabar duka datang dari keluarga besar grup musik legendaris Bimbo. Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah atau yang akrab dikenal sebagai Acil Bimbo meninggal dunia pada Senin malam, 1 September 2025, pukul 22.13 WIB di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Musisi sekaligus budayawan itu wafat di usia 82 tahun.

Cucu almarhum, aktris muda Adhisty Zara, menyampaikan berita duka tersebut lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Zara menuliskan doa dan permohonan maaf untuk sang kakek sembari mengunggah foto hitam putih yang memperlihatkan Acil tengah bernyanyi.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun Darmawan Kusumawardhana Hardjakusumah pada hari Senin, 1 September 2025 jam 22.13 WIB. Mohon dibukakan pintu maaf untuk almarhum,” tulis Zara.

Dalam unggahannya, bintang film Dua Garis Biru itu juga berbagi foto dan video kenangan bersama sang kakek yang ia panggil “Kiyang”. Salah satunya memperlihatkan momen ketika Zara membuatkan sebuah buku berisi kumpulan foto keluarga agar kakeknya selalu mengingat mereka.

“Ingat waktu itu bikinin buku ini biar Kiyang bisa inget terus sama kita dan Kiyang hepi,” kenang Zara.

Sebelum berpulang, Acil baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-82 pada 20 Agustus lalu. Zara mengunggah potret sang kakek lengkap dengan ucapan hangat. “Selamat ulang tahun ke-82, Kiyang Aki sayang!! Yang selalu ganteng dari muda sampai sekarang. Doain Kiyang ya teman-teman,” tulisnya saat itu.

Jenazah Acil disemayamkan di rumah duka Jalan Biologi Nomor 4, Bandung. Berdasarkan rencana keluarga, ia akan dimakamkan di kawasan Cipageran, Cimahi, pada Selasa, 2 September 2025.

Almarhum meninggalkan istri, Ernawati, empat anak, serta sejumlah cucu, termasuk dua mantan personel JKT48, Hasyakyla Utami dan Adhisty Zara.

Sebagai salah satu motor penggerak grup musik Bimbo bersama kakak-kakaknya, Acil meninggalkan warisan karya yang tak lekang zaman. Lagu-lagu seperti Sajadah Panjang, Melati dari Jayagiri, Flamboyan, Ada Anak Bertanya pada Bapaknya, hingga Rindu Rosul masih abadi dalam ingatan publik.

Selain bermusik, Acil dikenal sebagai budayawan dan pemerhati lingkungan. Pada 2000, ia sempat menjabat sebagai Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bandung Spirit.

Editor : Jauhar Yohanis
#sam #jaka #acil #bimbo