Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mobil Koleksi Ahmad Sahroni Jadi Sasaran Amuk Massa, Sejarah Porsche 356 Ikut Terkuak

Jauhar Yohanis • Selasa, 2 September 2025 | 19:13 WIB

Porche 356
Porche 356

JP Radar Nganjuk– Kediaman Ahmad Sahroni, anggota DPR nonaktif dari Fraksi NasDem, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, disatroni massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Tidak hanya isi rumah yang dijarah, sejumlah koleksi mobil mewah milik “Crazy Rich Priok” itu juga ikut dirusak.

Salah satunya replika Porsche 356 coupé berwarna merah yang terseret keluar garasi, dibalikkan, dan dilucuti sebagian komponennya. Padahal, meski hanya replika buatan Tuksedo Studio Bali, mobil tersebut punya nilai historis karena meniru model Porsche pertama yang diproduksi masal.

Porsche Pertama yang Legendaris

Porsche 356 asli diproduksi antara 1948–1965, dengan desain Ferry Porsche, putra pendiri Ferdinand Porsche. Mobil bermesin 4 silinder itu menjadi tonggak awal Porsche berdiri sebagai produsen mobil sport Eropa.

Menurut catatan Seth Kingston dalam Under the Hood: The History of Porsches, mobil pertama Porsche yang legal melaju di jalan raya tercatat pada 8 Juni 1948. Unit itu, dijuluki “Gmünd Roadster”, mampu mencapai kecepatan 133 kilometer per jam.

Jejak Ferdinand Porsche dari Listrik hingga Hybrid

Ferdinand Porsche sendiri lahir pada 3 September 1875 di Bohemia Utara, wilayah Kekaisaran Austria-Hungaria. Latar belakang keluarganya sederhana, namun ia menekuni teknik listrik sejak muda. Dari bengkel ayahnya, ia kemudian merantau ke Wina, bekerja di Béla Egger, sebelum bergabung dengan pabrikan Jacob Lohner & Co.

Di sana, Porsche merancang kendaraan listrik pertamanya pada 1898: Egger-Lohner C.2 Phaeton atau lebih dikenal “Porsche P1”. Tiga tahun kemudian, ia terlibat dalam pengembangan Lohner-Porsche Mixte, mobil hybrid pertama di dunia yang menggabungkan mesin bensin Daimler dengan baterai kecil. Desain mobil hybrid itu bahkan menjadi inspirasi bagi NASA ketika mengembangkan Lunar Roving Vehicle pada 1970-an.

Dari Austro-Daimler ke Jalur Balap

Karier Porsche sempat terhenti karena wajib militer pada 1902. Ia bahkan pernah menjadi sopir Pangeran Franz Ferdinand. Setelah keluar dari militer, ia bergabung dengan Austro-Daimler dan menjadi kepala desain. Di sana, Porsche mulai bereksperimen dengan mobil balap, namun keluar pada 1923 karena perbedaan visi.

“Bapak saya bukan orang yang mau terikat pada batasan,” ujar Ferry Porsche, sebagaimana dikutip Dennis Adler dalam Porsche: The Classic Era.

Mobil Sejarah di Tengah Amuk Massa

Tragisnya, sejarah panjang Porsche itu kini ikut terseret dalam kabar pilu rusaknya koleksi Ahmad Sahroni. Replika Porsche 356 merah yang jadi simbol perjalanan panjang sang pabrikan Jerman tak luput dari amuk massa di Tanjung Priok.

Editor : Jauhar Yohanis
#porche #ahmad sahroni