Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Waspada! Motor Brebet Terutama Matic Usai Isi Pertalite: Ciri Bahan Bakar Oplosan dan Solusi Terbaik

Internship Radar Kediri • Selasa, 4 November 2025 | 00:30 WIB
Motor matic brebet? Bisa jadi karena bahan bakar oplosan yang merusak performa mesin dan boros bensin
Motor matic brebet? Bisa jadi karena bahan bakar oplosan yang merusak performa mesin dan boros bensin

JP RADAR NGANJUK-Belakangan ini, keluhan pemilik motor matic berinjeksi ramai di media sosial. Usai mengisi Pertalite, motor kerap brebet, tersendat, bahkan mati mendadak. Fenomena yang terjadi di berbagai daerah ini diduga kuat terkait praktik pengoplosan bahan bakar yang merugikan konsumen dan berpotensi merusak komponen vital kendaraan.

Bahan bakar berkualitas rendah atau yang telah dicampur zat lain seperti minyak tanah atau solar dapat menjadi biang kerusakan sistem injeksi motor modern. Motor matic generasi terbaru dirancang dengan presisi tinggi, dimana sistem injeksi elektroniknya sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Ketika bahan bakar terkontaminasi, pembakaran tidak sempurna terjadi, menyebabkan tenaga motor tidak stabil dan cenderung brebet.

 

Beberapa komponen paling rentan terganggu adalah injektor yang mudah tersumbat kotoran, sensor O₂ yang membaca campuran bahan bakar-udara menjadi tidak akurat, busi yang cepat kerak, dan filter bahan bakar yang bekerja ekstra keras menyaring partikel asing. Injektor yang tersumbat sebagian akan membuat semprotan bahan bakar tidak merata, sementara sensor yang terganggu menyebabkan pengapian tidak optimal - kombinasi inilah yang memunculkan gejala brebet.

Untuk mengatasi dan mencegah masalah ini, beberapa langkah penting dapat dilakukan:

1. Segera bersihkan tangki bahan bakar dan ganti filter bahan bakar jika sudah terlanjur menggunakan bahan bakar tercampur

2. Lakukan flushing atau pembersihan injektor di bengkel terpercaya

3. Ganti busi secara berkala setiap 8.000-10.000 km

4. Selalu pilih SPBU resmi dengan reputasi baik

5. Pertimbangkan menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi seperti Pertamax untuk mesin berkompresi tinggi

 

"Dalam sebulan terakhir, kami menangani 3-4 kasus serupa setiap minggu," ungkap mekanik di bengkel resmi wilayah Surabaya. "Pola kerusakannya konsisten - endapan hitam di injektor dan filter bahan bakar tersumbat partikel halus. Solusi tercepat adalah membersihkan seluruh sistem bahan bakar dan menggunakan fuel system cleaner."

 

Kewaspadaan dalam memilih SPBU menjadi kunci utama. Perhatikan ciri-ciri SPBU mencurigakan seperti harga terlalu murah, pelayanan tidak standar, atau lokasi terpencil. Bahan bakar oplosan tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga membahayakan keselamatan berkendara dan memperpendek usia pakai mesin.

Sebagai konsumen, kita berhak mendapatkan bahan bakar berkualitas sesuai standar. Jika menemukan praktik mencurigakan, laporkan melalui layanan pengaduan Pertamina di 135. Lebih baik mencegah daripada mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah untuk perbaikan sistem injeksi yang rusak akibat ketidakhati-hatian memilih bahan bakar.

 

Dita Amelia Ningsih 

Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Karen Wibi
#SPBU resmi #motor brebet #pertalite oplosan #tips motor