JP Radar Nganjuk - Penerapan kebiijakan Work From Anywhere (WFA) untuk arus mudik Lebaran 2026 pada minggu depan, masyarakat tidak perlu khawatir urusan administrasi tanah jadi terbengkalai.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan seluruh layanan pertanahan akan tetap beroprasi normal dan tidak ada penutupan kantor pelayanan publik di daerah.
Baca Juga: RUU PPRT Akhirnya Jadi RUU Inisiatif DPR setelah 22 Tahun Menganggur
Penegasan tersebut disampaikan Nusron dalam Rapat Pimpinan perdana Ramadhan di Jakarta, Selasa (10/3). Ia secara khusus memberi makan seluruh jajaran, terutama di wilayah kabupaten atau kota yang menjadi destinasi mudik, untuk tetap menyediakan pelayanan.
Apalagi program Andalan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) yang rutin beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu juga dipastikan akan tetap melayani masyarakat seperti biasa.
Kebijakan siaga layanan ini juga dibarengi dengan tren positif penyelesaian berkas perlindungan di daerah. Khusus untuk wilayah Jawa Timur, catatan Pusat Data dan Informasi Pertahanan menunjukkan adanya penurunan tunggakan berkas yang cukup signifikan, yakni mencapai 58 persen terhitung sejak akhir 2025 hingga awal Maret 2026.
Dengan penyesuaian pola kerja ini, kementrian menargetkan seluruh sisa berkas layanan masyarakat dapat segera dituntaskan secara maksimal sebelum memasuki bulan April 2026.
Penulis adalah Ragil Arya Kusuma, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Editor : rekian