Nganjuk, JP Radar Nganjuk - Nganjuk semakin berkembang sebagai destinasi kuliner yang menarik, terutama bagi pecinta kopi dan suasana nongkrong yang nyaman. Kedai Sedjahtera di pusat kota dan Café Swaloka di Warujayeng adalah dua tempat favorit bagi pecinta kopi dengan suasana vintage.
Keduanya memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi favorit bagi warga lokal yang mencari tempat cozy untuk bersantai atau berkumpul bersama teman.
Tidak hanya sekadar tempat makan, cafe tersebut juga menjadi ruang bagi komunitas, pekerja kreatif, hingga keluarga yang ingin menikmati suasana nyaman sambil menikmati sajian lezat.
1. Keunikan Kedai Sedjahtera yang Jarang Diketahui
Desain Interior dengan Filosofi Kesejahteraan
Begitu masuk ke dalam Kedai Sedjahtera, pengunjung akan disambut dengan nuansa hangat yang didominasi dekorasi vintage. Konsep interiornya tidak hanya sekadar estetis, tapi juga mengandung filosofi kesejahteraan sesuai dengan namanya. Setiap sudut kedai didesain untuk memberikan kenyamanan, mulai dari pencahayaan yang hangat hingga pemilihan kursi dan meja yang ergonomis. Kedai Sedjahtera Nganjuk menggabungkan klasik estetika dengan nuansa modern untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjung.
2. Keunikan Café Swaloka yang Jarang Diketahui
Suasana yang Klasik
Begitu masuk ke cafe Swaloka, kamu akan langsung disambut dengan dekorasi dengan gaya klasik. Dindingnya dihiasi ornamen vintage, meja dan kursinya didominasi kayu, serta pencahayaan temaram yang memberikan kesan hangat. Cafe Swaloka di Warujayeng memang menawarkan suasana vintage yang kental, menghadirkan nuansa nostalgia bagi para pengunjungnya. Setiap sudutnya dirancang untuk membawa kita kembali ke era 80-an, menjadikannya tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi.
Dengan demikian, bagi Anda yang mencari pengalaman kuliner dengan nuansa klasik dan vintage, Cafe Swaloka adalah pilihan yang tepat. Sementara itu, Kedai Sedjahtera menawarkan suasana klasik yang lebih modern namun tetap nyaman untuk bersantai.
Penulis : Annin Firnanda Mustofa Putri, Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro PSDKU Kediri
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira