Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Enak dan Murah, Pentol Aci Umi Asih Yang Viral di Media Sosial

Habibah Anisa M. • Rabu, 24 September 2025 | 23:11 WIB
Penampakan cilok Umi Asih yang dikemas dengan mangkok
Penampakan cilok Umi Asih yang dikemas dengan mangkok

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Penguna media sosial TikTok, YouTube, Instagram hingga Facebook pasti tidak asing dengan sosok Umi Asih. Perempuan asal Dusun Ringinrejo, Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten ini tidak hanya terkenal akan videonya tutorial memasak. Namun juga terkenal akan jualanya berupa cilok. "Saya mulai fokus usaha cilok ini pada tahun 2020," terang perempuan yang kerap disapa Umi.

Baca Juga: Nikmatnya Hidangan Sambelan di Warung Sor Talok

Kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, Umi bercerita bahwa cilok jualan nya terdapat empat varian. Cilok, cilok kubis, cilok tahu, dan pangsit. Selain cilok tanpa isi, namun juga ada yang isian ayam, tetelan, dan telur. Cilok ini menggunakan sambal kacang. "Bumbunya ini pakai sambal kacang," imbuhnya. 

Umi menjelaskan bahwa cilok jualannya ini dijual mulai dengan harga Rp 5 ribu hingga Rp 50 ribu. Cilok jualan nya ini ada yang dibungkus plastik, styrofoam, thinwall, hingga mangkok foam. Setiap porsi sudah lengkap dengan saus kacang. 

Cilok varian tahu
Cilok varian tahu

Baca Juga: Pentol Mastrip Nganjuk: Cuma Gerobak Motor, Laris 20 Kg Sehari!

Meski hanya berupa cilok, pembelinya tidak hanya dari wilayah Nganjuk saja. Namun mulai dari Kediri, Tulungagung, Blitar hingga Surabaya. 

Setiap harinya Umi bisa memproduksi hingga lima kilogram. Itupun belum termasuk yang dijual di teras rumah. "Kalau yang dijual di teras biasanya satu hingga tiga kilogram," ungkap Umi. 

Usaha cilok yang ditekuni oleh umi ini mulai buka setiap pukul 08.00 WIB. Jam tutupnya tergantung stok cilok pada hari itu. Uniknya pernah baru satu jam buka, cilok jualannya sudah laku habis terjual. 

Baca Juga: Nikmatnya Tahu Telur Bu Lis, Melimpah dan Ramah di Kantong

Tiara adalah salah satu pelanggan cilok Umi Asih. Perempuan asal Kecamatan Banyakan ini mengetahui jajanan cilok ini dari media sosial Instagram. "Videonya ini sering muncul di beranda instagram, awalnya beli karena penasaran," kata Tiara. 

Ketika baru pertama kali mencoba, Tiara langsung jatuh cinta dengan rasa cilok yang gurih. Selain rasanya yang gurih, tekstur ciloknya juga kenyal. Sangat cocok dipadukan dengan bumbu kacang. "Paling suka yang cilok tahu dan cilok kubis," imbuhnya. 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#cilok #Kabupaten Nganjuk