NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Goa Margo Tresno terletak di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, sekitar 35 km arah utara dari Kabupaten Nganjuk. Goa ini dikenal dengan sejarah mistis yang berasal dari masa Perang Pajang. Di sekitarnya terdapat tiga goa lain, yaitu Goa Gondel, Goa Bale, dan Goa Pawon. Pada masa itu, kawasan tersebut berfungsi sebagai tempat perlindungan yang dijaga oleh Punggowo Tlimah, seorang pejuang muda yang dikenal karena keberaniannya. Tempat ini dikunjungi sebagai tempat “lamun-lamun” yang bertujuan untuk mencari ketenangan dan kedamaian batin.
Kepercayaan Masyarakat Lokal
Menurut kepercayaan masyarakat, Goa Margo Tresno menjadi tempat yang dipercayai bisa membawa kelanggengan dalam rumah tangga bagi pasangan yang “ngalap berkah” di goa ini dan mandi di Sendang Ubalan. Warga sekitar juga mempercayai bahwa goa ini pernah menjadi tempat pertapaan Raden Alip, seorang bangsawan dari Demak yang merupakan pengikut Sunan Kalijaga, bersama kekasihnya, Nur Siti. Pasangan ini bertapa di Goa Margo Tresno demi menjaga cinta mereka dari rencana orang tua Nur Siti yang ingin menjadikannya sebagai tumbal.
Sejarah Asal Usul Nama Margo Tresno
Kisah ini menjadi asal muasal nama “Margo Tresno”, yang berarti “jalan cinta” (Margo berarti jalan, Tresno berarti cinta). Raden Alip dan Nur Siti diyakini mendapatkan ketentraman dan keabadian cinta mereka di goa ini hingga akhirnya meninggal dan dimakamkan di sekitar lokasi goa, yang kini dikenal sebagai Makam Tlimah. Tasmijan, juru kunci Goa Margo Tresno dan Makam Tlimah, mengingatkan bahwa, “Jangan sekali-kali menyalahgunakan tempat ini untuk berbuat yang tidak baik, bila tidak ingin mendapat celaka,” ujarnya.
Fasilitas dan Suasana
Goa Margo Tresno dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, seperti kolam renang dengan air jernih langsung dari mata air Ubalan, tempat parkir, area bermain, toilet, dan musholla. Goa Margo Tresno juga menawarkan lingkungan goa yang sejuk yang dipenuhi pepohonan besar, sehingga membuat suasana lebih asri dan nyaman. Namun, akses menuju goa memerlukan tenaga ekstra karena pengunjung harus melewati tangga yang cukup jauh dan licin. Akan tetapi bagi orang-orang yang menggemari trekking, perjalanan menuju goa melalui hutan dapat menjadi daya tarik tersendiri.
Sebagai salah satu destinasi wisata unik di Nganjuk, Goa Margo Tresno menarik beragam pengunjung. Tidak hanya mereka yang datang untuk “ngalap berkah”, tetapi juga orang-orang yang ingin "healing" atau sekadar mencari suasana baru yang lebih tenang. Pesona alam, cerita magis, dan ketenangan yang ditawarkan menjadikan tempat ini cocok untuk siapa saja yang ingin menyegarkan pikiran dan menikmati suasana yang berbeda.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk