Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Sajian Tepo Mbah Umbruk, Makanan Khas Nganjuk yang Memiliki Cita Rasa Otentik

Redaksi Radar Nganjuk • Kamis, 12 Desember 2024 | 19:50 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kabupaten Nganjuk telah dikenal sejak zaman dahulu, dan masyarakatnya memiliki tradisi kuliner yang khas. Salah satu hidangan tradisional dari daerah ini adalah Tepo Mbah Umbruk.

Tepo Mbah Umbruk telah ada sejak zaman dulu, pertama kali diciptakan oleh seorang nenek bernama Mbah Umbruk. Mbah Umbruk dikenal sebagai penjual tepo yang terkenal di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Tepo merupakan olahan beras yang serupa dengan lontong, namun memiliki bentuk yang berbeda. Jika lontong biasanya berbentuk bulat memanjang, tepo justru memiliki bentuk yang mengerucut. Makanan ini terbuat dari beras yang dibungkus dengan daun pisang, kemudian direbus hingga menghasilkan tekstur yang kenyal dan padat.

Hidangan ini umumnya disajikan dengan sayur kacang tolo, yaitu kacang panjang yang hanya diambil bijinya. Kuah sayur tersebut dimasak dengan bumbu rempah-rempah khas yang memberikan rasa gurih dan lezat.

Kacang tolo, yang memiliki rasa gurih dan sedikit manis, dimasak dengan bumbu khusus yang menggabungkan rempah-rempah khas daerah setempat. Perpaduan antara tepo yang lembut dan kuah sayur yang kaya rasa menjadikan makanan ini sebagai favorit di kalangan masyarakat setempat.

Saat ini, tepo Mbah Umbruk dapat ditemukan di berbagai tempat di Kabupaten Nganjuk. Namun, warung tepo Mbah Umbruk yang asli tetap berada di Dusun Babadan, Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor. Warung ini masih dikelola oleh keturunan Mbah Umbruk.

 

Editor : Redaksi Radar Nganjuk