Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

⁠Ini Tantangan Para Penjual Takjil Ramadan di Nganjuk

Karen Wibi • Minggu, 9 Maret 2025 | 19:47 WIB

 

⁠Ini Tantangan Para Penjual Takjil Ramadan di Nganjuk
⁠Ini Tantangan Para Penjual Takjil Ramadan di Nganjuk

BERJUALAN takjil di Jalan Sri Gading, Desa Pacekulon, Kecamatan Pace tidak selamanya mulus.

Ada beberapa kejadian yang membuat pedagang itu merugi. Salah satunya adalah saat hujan yang mengguyur saat sore hari.

Karena dipastikan jumlah pembeli yang datang akan berkurang.

Hal itu seperti yang diceritakan oleh Marisa, 30, salah satu penjual takjil. Dia mengatakan, hujan masih sering terjadi di lokasi tersebut.

Terlebih ketika sore hari. Selama seminggu berjualan, ada satu hari hujan deras mengguyur.

“Rabu kemarin awalnya terang. Tiba-tiba sorenya hujan,” ujarnya.

Saat hujan, pembeli akan kocar-kacir menyelamatkan diri. Jalanan jadi sepi pembeli.

Sedangkan, para penjual harus menyelamatkan makanan dan minuman yang dijual.

Tentu omzet akan menurun akibat hujan. Namun, Marisa mengaku tak masalah.

Ada cara agar dagangannya tetap dapat terjual. Salah satunya dengan memperpanjang durasi berjualan.

Jika tidak hujan, dia akan berjualan hingga maghrib. Namun saat hujan, dia bisa berjualan lebih lama lagi.

Targetnya adalah orang yang baru saja pulang sholat tarawih. Dengan syarat, saat itu, hujan sudah reda.

Lalu bagaimana jika hujan tetap mengguyur? “Ya pastinya tetap sepi,” tambahnya.

Hal senada dikatakan oleh Sutikno. Penjual takjil asal Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri itu mengaku hujan menjadi musuh utama penjual takjil.

Karena dipastikan hujan akan membuat jumlah pembeli berkurang.

Namun dirinya mengaku tak masalah. Karena selama seminggu berjualan, baru ada satu hari pedagang kerepotan karena hujan.

Artinya selama enam hari lainnya, pedagang dapat berjualan dengan didatangi banyak pelanggan.

“Rezeki sudah ada yang mengatur. Saya tetap bersyukur,” tandasnya. (wib/tyo)

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#takjil #nganjuk #ramadan #ra #puasa #KOTA ANGIN