NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Lebaran identik dengan berkumpul dengan keluarga. Momen paling ditunggu ini biasanya diisi dengan aktivitas yang menyenangkan, misalnya berwisata.
Tidak heran jika pada momen libur Lebaran, berbagai destinasi wisata selalu dipadati wisatawan. Terutama wisatawan luar kota yang sedang pulang kampung.
Hal yang sama juga terjadi di Nganjuk. Sejumlah tempat wisata selalu ramai hingga penuh wisatawan.
Mulai wisata alam hingga buatan. Semua dituju untuk sekadar menikmati waktu libur bersama.
Namun tahukah Anda, ada tiga goa yang menjadi destinasi wisata di Nganjuk. Ketiganya memiliki keindahan yang eksotis dan layak untuk Anda kunjungi pada libur Lebaran nanti. Berikut daftarnya.
1. Goa Margo Tresno
Nama Goa Margo Tresno tentu tidak asing di telinga warga Kota Angin. Berada di Kecamatan Ngluyu, destinasi wisata ini menjadi salah satu andalah Kabupaten Nganjuk.
Akses menuju lokasi wisata ini sudah sangat baik. Di sini wisatawan dapat memasuki goa yang di dalamnya menjadi sarang kelelawar.
Di sekitar lokasi juga terdapat kolam renang. Yang istimewa, air di kolam renang ini asli dari sumber mata air.
Ditambah di sekitarnya berdiri rindang pepohonan. Menambah kesan asri dan teduh saat berwisata di sini.
2. Goa dan Grojogan Puteri Ayu
Berada di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, wisata ini pernah populer beberapa tahun lalu. Aksesnya sedikit sulit. Namun akan terbayar tuntas saat tiba di lokasi.
Di lokasi ini ada dua destinasi wisata yang berada satu area. Pertama adalah goa. Di sisi baratnya terdapat grojogan atau air terjun yang tidak terlalu tinggi.
Berada di area hutan jati, grojogan ini seolah menjadi oase. Karena aliran sungainya yang membelah gersangnya hutan.
Biasanya pengunjung menyempatkan bermain air dan mandi di sini. Yang unik, dasar grojogan berpasir. Mirip tanah area pesisir pantai.
3. Goa Ndalem
Goa Ndalem berada di bukit Gunung Wilis, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan. Konon, pada masa lampau, goa ini adalah padepokan tempat penggemblengan murid milik Raden Ayu Kaji Siti Kalimah, tokoh yang disebut keturunan ketujuh Raden Pattah dari Kerajaan Demak.
Di sekitarnya terdapat empat goa lain. Yaitu Goa Macan, Goa Topo, Goa Payung, dan Goa Kucur. Semuanya hingga saat ini masih dikeramatkan oleh masyarakat setempat.
Di sini, wisatawan juga dapat menikmati sensasi lainnya. Misalnya aliran sungai yang bermuara dari Air Terjun Sedudo maupun nikmatnya buah durian khas Sawahan.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira