Kerupuk Upil, adalah nama kerupuk yang cara membuatnya tidak dengan digoreng dengan minyak, melainkan digoreng dengan pasir panas. Kerupuk ini populer di wilayah Jawa Timur, terutama Nganjuk, Kediri, dan Tulungagung. Dinamakan "upil" konon karena ukurannya yang kecil dan kerap dijual tanpa kemasan, mirip seperti remah-remah. Namun, di balik namanya yang sederhana, kerupuk ini memiliki cita rasa yang khas. Kerupuk ini cocok untuk camilan menemani kegiatan, biasanya dipadukan dengan sambel pecel ataupun petis.
Bagi kamu yang penasaran ingin mencoba membuat kerupuk ini sendiri di rumah, berikut adalah resep dan panduan langkah demi langkah untuk membuat Kerupuk Upil khas Nganjuk.
Bahan-Bahan:
- 500 gram tepung tapioka (tepung kanji)
- 300 ml air mendidih
- 2 siung bawang putih (haluskan)
- 1 sendok teh garam (sesuaikan selera)
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opsional, untuk menambah gurih)
- Minyak goreng secukupnya
Baca Juga: Penggemar Mie Ayam? Ini Mie Ayam dengan Rating Google Tertinggi di Nganjuk!
Peralatan:
- Wadah besar untuk adonan
- Sendok kayu atau spatula
- Panci untuk mengukus
- Talenan atau alas datar
- Pisau atau alat potong
- Tampah atau nampan untuk menjemur
Cara Membuat:
1. Membuat Adonan Biang:
- Campurkan bawang putih halus, garam, dan kaldu bubuk (jika pakai) dalam wadah.
- Ambil 5 sendok makan tepung tapioka, masukkan ke dalam campuran bumbu.
- Tuangkan air mendidih sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat hingga adonan kental dan lengket seperti lem.
Baca Juga: Sego Banting, Sarapan Sak Genggaman yang Bikin Ketagihan Warga Nganjuk. Bagaimana Sejarahnya?
2. Mencampur Adonan Utama:
- Setelah adonan biang sedikit dingin (hangat), masukkan sisa tepung tapioka secara bertahap ke dalam adonan biang.
- Uleni adonan hingga kalis dan bisa dibentuk. Jika adonan terasa terlalu kering, Anda bisa menambahkan sedikit air hangat (sekitar 1-2 sendok makan) secara perlahan hingga mendapatkan konsistensi yang pas. Adonan tidak terlalu lembek dan tidak terlalu keras.
3. Mengukus Adonan:
- Bentuk adonan menjadi beberapa silinder panjang atau kotak-kotak sesuai selera.
- Siapkan panci kukusan, panaskan hingga airnya mendidih dan beruap banyak.
- Kukus adonan yang sudah dibentuk selama sekitar 30-40 menit atau hingga matang dan kenyal.
- Angkat adonan dari kukusan dan dinginkan sepenuhnya.
Baca Juga: Cara Membuat Dumbleg Khas Nganjuk, Jajanan Tradisional Legit dan Kenyal
4. Memotong Kerupuk:
Iris adonan tipis-tipis. Ketebalan irisan sangat memengaruhi kerenyahan kerupuk. Untuk mendapatkan tekstur yang renyah khas kerupuk upil, iris setipis mungkin. Jika Anda memiliki mandolin slicer, ini akan sangat membantu.
5. Menjemur Kerupuk:
- Susun irisan kerupuk di atas tampah atau nampan, pastikan tidak saling menumpuk agar cepat kering.
- Jemur di bawah sinar matahari langsung selama 2-3 hari hingga kerupuk benar-benar kering dan keras.
6. Menggoreng Kerupuk dengan Pasir
Baca Juga: Pecinta Seblak Merapat! Ini 5 Rekomendasi Seblak Hits di Nganjuk, Topping Melimpah & Harga Murah
- Pasir harus bersih dan sudah dicuci kering
- Pakai wajan yang tebal dan masukkan pasir kering ke dalam wajan
- Panaskan api dengan ukuran besar, tunggu hingga panasnya merata
- Tes dengan memasukkan 1 kerupuk, jika pasir sudah panas maka kerupuk akan cepat mengembang, jika belum maka lanjutkan memanaskan pasir
- Goreng bergantian kerupuk antara 3-4 biji, lalu tiriskan untuk membersihkan kerupuk dari pasir