JP Radar Nganjuk - Di Kota Kediri ada kuliner bakso yang sudah berjalan selama puluhan tahun. Lokasi berada di antara bangunan Ruko Hayam Wuruk, Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota. Meski lokasinya berada di tengah kota, tenang saja harga per porsinya tidak sampai membuat kantong jebol. "Satu porsi harganya Rp 10 ribu," terang Pak Ady pemilik usah bakso kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Saat ditemui, laki-laki yang tinggal di Kelurahan Sampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri bercerita bahwa sudah menggeluti jualan bakso ini selama 20 tahun. Berlokasi di depan ruko bekas kantor Money Mall. Meski berada di depan ruko, namun pembelinya tidak hanya dari pegawai kantor yang berada di sekitarnya. "Pembelinya tidak hanya pegawai sekitar sini, namun juga orang luar," imbuhnya.
Bakso dengan ciri khas rombong kuning ini harganya sangat terjangkau. Dengan harga Rp 10 ribu, bisa mendapatkan satu mangkok penuh bakso.
Baca Juga: Sehari Bisa Menghabiskan 10 Kilogram Ikan Wader
Pak Ady menjelaskan bahwa ada beberapa varian bakso. Mulai varian besar urat, isian telur puyuh, kecil kasar dan halus. "Juga ada tahu bakso, gorengan bulat dan gorengan pangsit," imbuhnya.
Satu mangkok campur Rp 10 ribu. Isianya ada tujuh bakso kecil halus dan kasar, bakso besar satu, satu bakso puyuh, satu tahu bakso, dan gorengan. Satu porsi bakso ini sudah cukup mengenyangkan untuk menu makan siang.
Untuk rasa bakso satu ini sesuai dengan harganya. Dimana perpaduan daging dan tepungnya seimbang. Selain dagingya yang begitu tarasa. Bumbunya juga cukup terasa. Tidak heran jika pembelinya dari berbagai kalangan. Mulai anak muda hingga orang dewasa.
Baca Juga: Chili Oilnya Bikin Nagih! Basreng Ala King Abdi
Bakso Pak Edy ini buka mulai pukul 10.00 hingga Rp 18.00 WIB. Setiap harinya untuk membuat aneka macam bakso tersebut, laki-laki yang kini berusia 60 tahun ini membutuhkan daging sapi sebanyak 25 kilogram.
Editor : Jauhar Yohanis