JP RADAR NGANJUK-Di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terdapat destinasi wisata alam yang unik sekaligus sarat cerita budaya, yaitu Goa Margo Tresno. Terletak di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, sekitar 32–35 km arah utara Kota Nganjuk, tempat ini menyuguhkan panorama perbukitan yang sejuk, rindang, dan alami. Goa Margo Tresno bukan hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga dipercaya membawa ketentraman dan kelanggengan rumah tangga bagi siapa saja yang memasukinya.
Dari kota Nganjuk, menuju ke arah utara, jaraknya lebih kurang 32 km dengan waktu tempuh sekitar 45 menit menggunakan kendaraan bermotor. Apalagi, untuk masuk ke lokasi wisata ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam.
Sebab, harga tiket masuk wana wisata tersebut sangat terjangkau, yaitu Rp10.000 untuk orang dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak, ditambah biaya parkir motor Rp2.000 atau mobil Rp5.000. Harga ini tentu sepadan dengan pengalaman wisata yang ditawarkan: mulai dari menjelajahi goa dengan suasana magis, menikmati sumber air alami Ubalan, hingga bersantai di area kolam renang yang tersedia bagi anak maupun dewasa.
Baca Juga: Butuh Spot Mancing di Nganjuk? Bendungan Semantok Tempatnya!
Goa Margo Tresno sendiri memiliki daya tarik khas berupa mulut goa yang cukup lebar, dengan stalaktit dan stalagmit alami di dalamnya. Suasana di dalam goa terkesan magis: gelap gulita, dihuni ribuan kelelawar, dan berada di tengah belantara hutan jati Pegunungan Kendeng.
Untuk memudahkan pengunjung, telah dibuatkan tangga sehingga akses naik turun ke dalam goa tidak terlalu berat. Tak jauh dari lokasi goa, terdapat pula sumber air alami Ubalan yang digunakan masyarakat sekitar untuk mengairi sawah, sekaligus menjadi daya tarik wisata karena kejernihan dan kesegarannya.
Kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Selain area parkir luas, tersedia gazebo, toilet, warung makan, hingga arena bermain anak-anak seperti ayunan, seluncuran, dan puteran, serta bumi perkemahan yang kerap dimanfaatkan untuk kegiatan outdoor.
Pengunjung juga bisa menemukan warung-warung sederhana milik warga lokal yang menjual makanan dan minuman, termasuk kuliner khas Kecamatan Ngluyu, yaitu Asem-asem Kambing Daun Kedondong yang terkenal lezat dan wajib dicoba.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Nganjuk Ini Bebas Biaya Masuk Alias Gratis, Cocok untuk Liburan Keluarga
Tak hanya soal alam, Goa Margo Tresno juga menyimpan sejarah. Pada masa Perang Pajang, kawasan ini dulu dikenal sebagai Ubalan, tempat persembunyian yang dijaga seorang punggawa muda bernama Tlimah.
Ia dikenal sakti dan bertugas melindungi wilayah itu dari ancaman, sehingga tumbuh kepercayaan bahwa Goa Margo Tresno adalah tempat yang manjur untuk kegiatan “lamun-lamun” atau olah rasa dan olah pikir. Hingga kini, banyak pengunjung yang datang bukan hanya untuk berwisata, tetapi juga untuk mencari inspirasi, ketenangan, dan kedamaian batin.
Keindahan alam, keberagaman fasilitas, serta mitos yang menyelimuti menjadikan Goa Margo Tresno sebagai salah satu destinasi populer di Nganjuk. Bahkan promosi wisata ini kini sudah memanfaatkan teknologi dan media online, sehingga banyak wisatawan dari luar kota—termasuk Surabaya—mengetahui keberadaannya melalui internet. Tidak heran jika Goa Margo Tresno dan kawasan Ubalan kini semakin ramai dikunjungi, baik pada hari biasa maupun musim liburan.
Dengan tiket masuk murah, akses yang cukup mudah, serta pengalaman lengkap mulai dari wisata alam, rekreasi, hingga religi, Goa Margo Tresno layak masuk daftar destinasi wisata wajib ketika berkunjung ke Nganjuk.
Baca Juga: Rekomendasi Warung dan Resto Lesehan di Nganjuk yang Cocok untuk Keluarga
Penulis: Redinta Rachma Ayshafa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis