Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jam Gadang: Ikon Sejarah Bukittinggi yang Wajib Dikunjungi

Internship Radar Kediri • Jumat, 5 September 2025 | 22:43 WIB
jam gadang bukittinggi sumatra barat
jam gadang bukittinggi sumatra barat

JP Radar Nganjuk – Jika berbicara tentang ikon wisata di Sumatera Barat, nama Jam Gadang pasti langsung terlintas di benak banyak orang. Terletak di pusat Kota Bukittinggi, menara jam bersejarah ini bukan hanya jadi landmark kota, tapi juga saksi bisu perjalanan panjang budaya Minangkabau.

Sejarah Jam Gadang

Jam Gadang dibangun pada tahun 1926–1927 sebagai hadiah dari Ratu Wilhelmina untuk kota Bukittinggi yang saat itu masih bernama Fort de Kock. Menariknya, arsitek lokal Yazid Rajo Mangkuto merancang bangunan ini dengan material unik—batu kapur, putih telur, dan pasir—tanpa menggunakan logam maupun semen.

Hingga kini, Jam Gadang masih berdiri megah di tengah kota dan menjadi pusat kegiatan wisata serta budaya masyarakat Bukittinggi.

Tiket Masuk Jam Gadang

Estimasi Tiket Pesawat dari Jawa ke Padang

Untuk mencapai Bukittinggi, wisatawan perlu terbang ke Bandara Internasional Minangkabau (Padang), lalu melanjutkan perjalanan darat ke Bukittinggi. Berikut perkiraan harga tiket pesawat:

Dari Padang ke Bukittinggi (±72 km, 2 jam perjalanan):

 

Pilihan Penginapan Dekat Jam Gadang

Ada banyak pilihan penginapan di sekitar Jam Gadang, mulai dari homestay murah hingga hotel berbintang:

Penginapan Budget

Kategori Menengah

Hotel Nyaman & Berbintang

Jam Gadang bukan sekadar menara jam, melainkan ikon sejarah dan budaya yang merepresentasikan Bukittinggi. Dengan akses mudah, harga tiket terjangkau, dan pilihan penginapan beragam, destinasi ini wajib masuk dalam daftar perjalananmu saat berkunjung ke Sumatera Barat.

Penulis : Shafura Maulida Abdillah - Mahasiswa Magang universitas Dian Nuswantoro 

Editor : Miko
#jam gadang #ikon #bukittinggi #wisata #sejarah