Asal Usul Danau Rana Mese
JP RADAR NGANJUK Danau Rana Mese adalah danau vulkanik yang berada di Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl dan dikelilingi hutan tropis, danau ini termasuk dalam Kawasan Taman Wisata Alam Ruteng.
Menurut legenda masyarakat setempat, danau ini bermula dari kisah Kae Anu dan istrinya Kiong Molas Liho. Karena rumah mereka sudah reot, Kae Anu diminta menebang pohon pinus di hutan untuk membangun rumah baru.
Saat menebang, Ia melihat tikus kecil dan beberapa tupai. Namun sekelompok orang yang datang mengatakan bahwa yang dilihat Kae Anu sebenarnya adalah babi hutan besar yang mereka buru.
Dari situ Kae Anu sadar bahwa orang-orang itu berasal dari dunia lain atau masyarakat setempat sering menyebutnya dengan ata pale sina (darat).
Kae Anu kemudian diajak ke sebuah danau kecil Bernama Rana Nekes, tempat para penghuni darat sedang bersiap berperang melawan musuh mereka dari Rana Hembok.
Dengan syarat bila menang akan digunakan istana untuk dirinya, Kae Anu membantu mereka. Dalam peperangan, ia berhasil mengalahkan musuh, sehingga Rana Nekes dan Rana Hembok digabung menjadi satu danau besar yang kemudiang dinamakan Rana Mese (dalam Bahasa Manggarai: rana berarti danau, mese berarti besar).
Sebagai balas jasa, penghuni Rana Mese berusaha membangun istana untuk Kae Anu. Namun pembangunan itu gagal diselesaikan karena mahluk halus yang mengerjakannya lari setelah digonggongi anjing milik Kae Anu. Hingga kini, sisa-sisa batu yang mereka bawa masih bisa ditemukan di Desa Compang Teber, Manggarai Timur.
Keindahan Alam
- Pemandangan Danau
Danau Rana Mese tampil menawan dengan warna hijau khas yang begitu memanjakan mata. Dikelilingi hutan tropis yang rimbun dan pegunungan menjulang, suasananya terasa damai sekaligus menenangkan.
- Kabut dan Udara Sejuk
Sering kali kabut tipis turun menyelimuti permukaan danau, memberi kesan mistis yang memikat. Udara pegunungannya yang sejuk dan segar membuat siapa pun betah berlama-lama di sini.
- Air Jernih
Air danau terlihat bening dan terasa dingin, menambah pesona alam yang dimilikinya. Bahkan dari danau ini mengalir sebuah air terjun yang semakin memperkata keindahannya.
Aktivitas dan Fasilitas
- Observasi Alam
Di sekitar danau Rana Mese pengunjung bisa menikmati keindahan alam dengan berjalan santai atau sekadar duduk mengamati burung-burung yang berterbangan di hutan sekitar.
- Trekking
Bagi yang suka petualangan, ada jalur trekking yang bisa dijelajahi menyusuri Kawasan hutan dan menikmati suasana pegunungan yang masih alami.
- Spot Foto dan Gazebo
Di tepi danau sudah menyediakan pelataran dengan gazebo yang pas banget untuk bersantai sambal berfoto. Dari sini pemandangan danau terlihat jelas dan sangat indah.
- Penginapan
Kalua ingin menginap, ada beberapa pilihan akomodasi. Mulai dari homestay sederhana di desa sekitar hingga penginapan yang dikelola pihak Kawasan wisata.
Produk Kuliner
Produk kuliner menjadi daya tarik lain di Des Golo Loni, umumnya diproduksi oleh warga dalam skala rumahan dengan bahan alami dari kebun sekitar. Beberapa di antaranya adalah kripik pegangan, minuman herbal dari pucuk bambu, dan sari temulawak.
Saar berkunjung ke Rana Mese, wisatawan juga bisa mencicipi kuliner khas Manggarai seperti Uwi Teko, sayuran dengan parutan kelapa dan rempah sederhana rebok, camilan tradisional dati tepung beras sangria, serta kopi Manggarai yang aromanya khas. Semua ini menambah kesan perjalanan, menyatukan alam, budaya dan cita rasa lokal.
Danau Rana Mese bukan hanya sekedar destinasi wisata alam, melainkan juga ruang hidup yang menyimpan legenda, budaya, dan cita rasa kuliner Manggarai. Keindahan alam yang menyejukkan berpadu dengan kisah rakyat serta sajian tradisional menjadikan kunjungan ke Rana Mese pengalaman yang utuh dan autentik. Jadi, jika Anda berencana menjelajahi Flores, jangan lewatkan kesempatan untuk singgah di Danau Rana Mese tempat dimana alam, budaya, dan kuliner bertemu dalam harmoni.
Emerensiana Jufianti, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis