Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Pentol Mastrip Nganjuk: Cuma Gerobak Motor, Laris 20 Kg Sehari!

Habibah Anisa M. • Selasa, 23 September 2025 | 23:59 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk -Meski hanya berjualan dengan sepeda motor di tepi jalan, kuliner kaki lima satu ini tidak pernah sepi pembeli. Berlokasi di Jalan Mastrip, Kelurahan Ganung Kidul, Kecamatan Nganjuk, nama Pentol Mastrip sudah begitu populer di kalangan masyarakat.

Suami istri Mbah Jo (50) dan Yuliati merupakan sosok di balik tenarnya pentol ini. Kepada Jawa Pos Radar Nganjuk, Mbah Jo bercerita dirinya mulai berjualan pentol sebelum tahun 2014. “Sebelum magrok (menetap di lokasi sekarang), kami dulu jualan keliling,” ungkapnya.

Baca Juga: Woko Channel Syuting di Alun-Alun Nganjuk, Pak Ndut Jadi Rebutan Foto

Setiap hari, Mbah Jo mulai berjualan sekitar pukul 10.30 WIB. Jika sedang ramai, ia bisa menghabiskan hingga 20 kilogram pentol dalam sehari. Ada tiga varian yang ditawarkan, yakni pentol isi telur, pentol kecil, dan pentol tahu.

Dari semua menu, pentol isi telur puyuh menjadi yang paling favorit. Tidak heran, varian ini biasanya sudah ludes terjual sejak pukul 14.00 WIB. “Paling cepat habis yang isi telur,” kata Mbah Jo.

Photo
Photo

Untuk menambah cita rasa, tersedia lima pilihan bumbu: saus, sambal, kacang, kecap, dan sambal pedas. Perpaduan pentol hangat dengan aneka bumbu inilah yang membuat pelanggan terus kembali.

Novanda, salah satu pelanggan setia yang masih berusia 17 tahun, mengaku tidak bosan dengan menu tersebut. “Varian pentol yang puyuh paling enak,” ucapnya.

Sudah 13 tahun lebih Mbah Jo dan Yuliati menggeluti usaha ini. Biasanya mereka baru menutup lapaknya pada pukul 15.30 WIB, setelah semua pentol habis diburu pembeli. Pentol Mastrip pun kini menjadi salah satu kuliner legendaris yang wajib dicoba saat berkunjung ke Nganjuk.

 

 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#pentol #mastrip #Kabupaten Nganjuk