NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Bagi Anda penikmat wisata kuliner, lokasi ini wajib dikunjungi.
Karena menyediakan beragam kuliner yang memanjakan lidah.
Ada belasan warung berjejer di sini.
Hampir semua menjual menu yang sama.
Bisa disebut, lokasi ini salah satu sentra kuliner di Nganjuk.
Yang spesial, di sini menjual olahan ikan. Terutama ikan sungai.
Lokasi ini adalah di Bendungan Badug, Kecamatan Tanjunganom.
Lokasinya strategis. Berada di Jalan Raya Nganjuk - Tanjunganom.
Warga setempat dan pengunjung lebih familiar menyebutnya Badug.
Bagi Anda pecinta kuliner ikan sungai, di sini surganya.
Berbagai olahan berbagai ikan sungai tersedia di sini.
Mulai wader, kuthuk, belut, hingga nila maupun udang kali.
Semua menu tersebut disajikan dengan sambal terasi pedas yang membakar lidah.
Lengkap dengan lalapan sayur kemangi dan kol segar di pinggirnya.
Lebih estetik lagi dengan penyajian di atas wadah berbahan tanah liat.
Menikmati kuliner di sini sangat juga sekaligus refreshing.
Karena tepat di sisi barat lokasi ada sungai yang mengalir deras.
Ada pula pintu air di sana.
Pintu air peninggalan zaman Belanda tersebut masih aktif hingga saat ini.
Awal mula lokasi ini menjadi destinasi wisata adalah banyaknya pencari ikan di sini.
Kemudian, mereka menjajakan ikan buruannya tersebut di sana.
Lambat lau, banyak pengguna jalan yang mampir membeli.
Kemudian ada warung yang siap mengolah ikan-ikan segar tersebut.
Seiring berjalan waktu, lokasi ini semakin berkembang.
Baca Juga: Pemkab Nganjuk Wujudkan Nganjuk Smart City untuk Cek Macet, Keamanan, dan Pelayanan Publik
Semakin banyak warung yang membuka tempat makan.
Bukan satu atau dua warung. Namun belasan.
Kini, pengguna jalan atau penyuka ikan kali sengaja datang ke sini untuk berwisata kuliner.
Bagi yang ingin berbelanja ikan, di sini juga ada penjualnya yang masih dalam kondisi mentah.
Karena pemerintah daerah membangun pasar ikan di sana.
Sehingga lokasi ini menjadi destinasi wisata kuliner ikan terbesar di Nganjuk.
Bisa menjadi destinasi wisata mengisi libur smabil berwisata kuliner.
Apalagi harga makanan di sini termasuk murah meriah.
Tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira