Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Detik-Detik Air India Jatuh di Asrama Mahasiswa, Ratusan Tewas Termasuk Tokoh Politik!

Diana Yunita Sari • Jumat, 13 Juni 2025 | 15:52 WIB
Pesawat Air India jatuh menewaskan 241 orang (foto: dokumentasi airindia)
Pesawat Air India jatuh menewaskan 241 orang (foto: dokumentasi airindia)

JP Radar Nganjuk - Tragedi kecelakaan pesawat kembali mengguncang dunia penerbangan. Pesawat Air India AI171 dengan tujuan London Gatwick jatuh hanya 30 detik setelah lepas landas dari Bandara Ahmedabad, India, pada Kamis (12/6).

Kecelakaan ini menjadi yang paling mematikan dalam satu dekade terakhir, dengan jumlah korban jiwa mencapai 241 orang.

Menurut laporan resmi Air India dan keterangan dari Kepolisian Ahmedabad, pesawat bertipe Boeing 787 Dreamliner itu membawa total 242 orang, termasuk penumpang dan awak. Salah satu penumpangnya adalah mantan Kepala Menteri Gujarat, Vijay Rupani.

Pesawat naas tersebut jatuh di kawasan BJ Medical College, tepatnya di atas asrama mahasiswa kedokteran saat jam makan siang.

Tabrakan memicu kebakaran hebat yang langsung melahap bangunan dan menewaskan sejumlah orang di sekitar lokasi kejadian.

Pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner yang jatuh menabrak kawasan permukiman di kompleks BJ Medical College yang terletak di daerah Meghani Nagar, Ahmedabad.
Pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner yang jatuh menabrak kawasan permukiman di kompleks BJ Medical College yang terletak di daerah Meghani Nagar, Ahmedabad.

Korban tewas terdiri dari berbagai kewarganegaraan, termasuk 7 warga Portugal, lebih dari 50 warga Inggris, 1 warga Kanada, serta sejumlah mahasiswa penghuni asrama yang jumlah pastinya masih dalam proses pendataan.

Ramesh Viswashkumar, satu-satunya korban selamat, memberikan kesaksian mengenai detik-detik mengerikan tersebut.

"Kejadiannya sangat cepat. Saya mendengar suara ledakan keras, dan tiba-tiba saya menyadari banyak mayat di sekeliling saya. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa selamat," ujar Ramesh.

 

 

 

Pihak rumah sakit menyatakan mayoritas korban mengalami luka bakar serius, sehingga proses identifikasi hanya bisa dilakukan melalui uji forensik DNA.

Keluarga korban telah diminta menyerahkan sampel DNA untuk membantu proses tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Otoritas penerbangan India bekerja sama dengan Badan Investigasi Kecelakaan Inggris (AAIB UK) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) untuk mengungkap penyebab utama insiden tragis ini.

Ekor pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner yang jatuh terlihat tersangkut di sebuah bangunan setelah insiden tersebut di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025.
Ekor pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner yang jatuh terlihat tersangkut di sebuah bangunan setelah insiden tersebut di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025.

Dugaan awal menyebutkan adanya kegagalan sistem roda pendarat (landing gear) yang tidak naik sempurna setelah lepas landas, menyebabkan pilot kehilangan kendali.

Kotak hitam (black box) pesawat telah ditemukan dan sedang dianalisis di Delhi.

Pihak maskapai Air India menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini, termasuk memberikan kompensasi kepada keluarga korban serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan penerbangan mereka.

Editor : Miko
#Air India Crash 2025 #Berita Hari Ini #air india #delhi #india #radar nganjuk #air india crash #Air India AI171 #Air India AI171 London Gatwick #Air India AI171 tujuan London #blackbox