Nama Kristin Cabot mendadak jadi perbincangan publik usai terekam mesra bersama CEO Astronomer, Andy Byron, dalam konser Coldplay di Boston, 16 Juli 2025. Momen keduanya saat tertangkap kamera “kiss cam” langsung viral dan menjadi sorotan warganet.
Suasana semakin heboh ketika vokalis Coldplay, Chris Martin, ikut melontarkan candaan dari atas panggung.
"Entah mereka sedang berselingkuh atau cuma pemalu," ujarnya di atas panggung.
Rekaman tersebut menyebar luas di media sosial seperti TikTok dan X, memicu gelombang komentar, meme, hingga spekulasi seputar hubungan keduanya yang sama-sama memegang posisi tinggi di Astronomer. Baik Andy maupun Kristin belum memberikan klarifikasi apa pun, membuat publik penasaran dengan sosok Kristin Cabot.
Profil Kristin Cabot
Kristin Cabot saat ini menjabat sebagai Chief People Officer (CPO) di Astronomer sejak November 2024. Ia bertanggung jawab atas manajemen SDM, budaya kerja, hingga pengembangan organisasi.
Sebelum bergabung dengan Astronomer, Kristin memiliki karier mapan di industri teknologi. Ia pernah bekerja di sejumlah perusahaan ternama seperti ObserveIT, Neo4j, dan Proofpoint. Ia lulusan Ilmu Politik dari Gettysburg College dan dikenal ahli dalam membangun hubungan profesional antara manajemen dan karyawan.
Kehidupan Pribadi
Meski memiliki karier yang cemerlang, kehidupan pribadi Kristin cenderung tertutup. Ia diketahui pernah menikah dengan Kenneth C. Thornby pada 2018 dan bercerai sekitar 2022. Pasangan ini disebut memiliki satu anak. Di media sosial, Kristin jarang membagikan sisi pribadinya.
Kekayaan
Meski tidak ada angka resmi, posisi dan rekam jejaknya di perusahaan-perusahaan besar menunjukkan bahwa Kristin kemungkinan berada dalam kondisi finansial yang sangat stabil, dengan penghasilan dari gaji, bonus, hingga opsi saham.
Insiden di konser Coldplay tersebut langsung mengubah sorotan publik terhadap Kristin. Dalam video yang viral, Kristin terlihat menunduk dan menutup wajah, sementara Andy tampak gugup dan menjauh dari sorotan layar besar stadion. Reaksi spontan itu, ditambah komentar Chris Martin, menjadi pemicu viralitas yang terus meluas.
Editor : Jauhar Yohanis