NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Perayaan peringatan ulang tahun ke-50 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Nganjuk Pusat Madiun pada Selasa malam (20/5) berlangsung semarak. Salah satu yang ingin diangkat di ulang tahun emas ini adalah mengukir prestasi dengan penuh prestasi dan menjadi warga PSHT yang berbudi untuk berbagi.
Ketua PSHT Cabang Nganjuk Gondo Hariyono mengatakan, semangat PSHT adalah untuk berbudi luhur dan berbagi kepada seluruh masyarakat. Karena, selain sebagai perguruan silat, PSHT juga merupakan organisasi masyarakat. “Dari masyarakat dan kembali untuk masyarakat juga,” ungkapnya.
Salah satu yang ingin ditekankan oleh Kangmas Gondo di usia ke-50 PSHT Cabang Nganjuk ini adalah seluruh warga PSHT bisa bermanfaat bagi masyarakat. Makanya, dalam rangkaian acara HUT ke-50 PSHT Cabang Nganjuk melakukan beberapa kegiatan sosial sejak Senin (19/5) hingga puncaknya Selasa malam (20/5). Yaitu, mulai dari donor darah, santunan anak yatim dan kaum duafa, bersih-bersih makam, dan lingkungan sekitar. “Puncaknya ada selamatan dan pagelaran wayang kulit,” ungkap Gondo.
Selain kembali ke masyarakat, Gondo juga terus mengingatkan kepada adik-adiknya untuk terus ukir prestasi di cabang olahraga pencak silat. Karena pada tahun 2024, organisasi yang dia pimpin sudah masuk empat besar di Jawa Timur. “Kita harus tetap berprestasi. Kakak-kakaknya sudah bisa meraih juara dunia, SEAGames. Tahun ini, adik-adiknya juga harus mengikuti, atau bahkan bisa lebih baik,” tambah lelaki asal Kelurahan Bogo, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk itu.
Puncak acara yang digelar pada Selasa malam (20/5) dihadiri oleh ribuan warga Kota Angin. Mereka berbondong-bondong datang ke Padepokan PSHT Cabang Nganjuk di Kelurahan Bogo, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Akbar Syahalam membawakan lakon Wisanggeni Gugat.
Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan forkompimda. Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono juga hadir di malam puncak acara.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk