Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Harga Daging Sapi di Nganjuk Tembus Rp120 ribu Jelang Lebaran

Novanda Nirwana • Rabu, 26 Maret 2025 | 18:19 WIB
Darinem menimbang daging di Pasar Wage Nganjuk kemarin. Harga daging sapi meembus angka Rp120 ribu per kilogram
Darinem menimbang daging di Pasar Wage Nganjuk kemarin. Harga daging sapi meembus angka Rp120 ribu per kilogram

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Lima hari menjelang Lebaran, harga daging sapi di Pasar Wage Nganjuk melonjak.

Jika sebelumnya daging sapi dijual dengan harga Rp 115 ribu per kilogram, kemarin jadi Rp 120 perkilogram.

“Naik Rp 5 ribu per kilogram,” ujar Darminem, 60, salah satu penjual daging sapi di Pasar Wage Nganjuk.

Kenaikan harga daging sapi ini karena permintaan yang meningkat. Darminem memperkirakan harga daging sapi akan terus naik hingga Lebaran.

“Bentar lagi megengan, harga daging sapi pasti naik lagi,” ujarnya.

Menurut perempuan asal Payaman, Nganjuk tersebut, H-2 hingga Idul Fitri permintaan juga akan mengalami kenaikan.

Jika di hari biasa, Daeminem menjual daging sapi hanya 5 kilogram per hari tetapi kemarin, dia mampu menjual 15 kilogram.

Pada saat puasa, menurut Darminem banyak yang mencari daging sapi untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa.

Meski pembelinya hanya membeli sedikit, namun banyak pembelinya. “Belinya ya cuma sekilo atau dua kilogram rata-rata pembeli,” jelasnya.

Darminem mengatakan, dia memilih libur Lebaran hanya sehari saja. Sebab ketika Lebaran banyak yang mencari daging sapi.

“Hari kedua Lebaran, saya jualan lagi karena pasti banyak yang cari  daging sapi,” ujarnya.

Lansia yang sudah menjual daging di Pasar Wage Nganjuk sejak lima tahun yang lalu itu menyebut lonjakan harga daging sapi disebabkan karena  harga dari jagal sudah naik.

Kendati demikian, sebagai pedagang dia juga tak menginginkan menjual harga daging sapi terlalu mahal.

“Untungnya dikit, banyak juga diprotes pembeli kalau mahal,” ujarnya.

Salah satu pembeli, Wulandari, 35, warga Nganjuk mengatakan, membeli daging sapi 2 kilogram untuk acara berbuka bersama teman di rumah.

Kenaikan harga daging menurutnya masih terbilang wajar.

“Ya kalau naik hanya Rp 5 ribu karena puasa masih wajar,” ujarnya.

Wulandari memilih daging sapi untuk menu buka puasa karena makan bersama teman-teman di rumah jarang dilakukan.

“Kalau buka puasa bersama gini jarang banget, jadi menunya juga harus spesial,” ujarnya. (nov/tyo)

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#nganjuk #KOTA ANGIN #harga daging sapi