Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pemkab Awasi Harga Sembako di Pasar

Karen Wibi • Sabtu, 27 Desember 2025 | 01:27 WIB

AWASI HARGA SEMBAKO: Bupati Marhaen Djumadi dan forkopimda saat cek harga sembako di Pasar Wage.
AWASI HARGA SEMBAKO: Bupati Marhaen Djumadi dan forkopimda saat cek harga sembako di Pasar Wage.

Konsumen Bisa Langsung Lapor ke Call Center

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk tidak ingin main-main dalam menangani kasus kenaikan harga bahan pokok saat Natal dan tahun baru (Nataru). Pemkab juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kenaikan harga tidak wajar.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu memastikan kenaikan harga pokok yang tidak wajar tidak akan pernah terjadi di Kota Angin. 

“Jangan sampai ada yang memanfaatkan momentum nataru untuk menaikkan harga bahan pokok secara gila-gilaan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Imbauan itu sendiri bermula ketika Marhaen dkk melakukan sidak pada Rabu (24/12). Dalam sidak tersebut, Marhaen menemukan Minyakita yang dijual di atas harga eceran tertinggi. Dari yang seharusnya Rp 14 ribu menjadi Rp 17 ribu. Menurut Marhaen, hal itu tidak bisa ditolerir. Karena minyak menjadi salah satu komoditas penting bagi masyarakat.

Tak ingin terulang, menurut Marhaen, pihaknya akan terus melakukan sidak. Tidak hanya itu, Marhaen juga mengimbau kepada masyarakat untuk aktif dalam melakukan pengawasan di pasar.

Setidaknya ada tiga poin yang bisa dilaporkan oleh masyarakat. Pertama adalah kenaikan harga yang tidak wajar. Selain itu, masyarakat juga bisa melaporkan dugaan penimbunan barang yang menyebabkan harga dapat melambung tinggi. Sedangkan, yang terakhir adalah kelangkaan stok. “Permasalahan yang ada di pasar dapat langsung dilaporkan. Kami akan langsung mengecek di lapangan,” tambahnya.

Harapannya, selama nataru, harga bahan pokok dapat terkontrol. Dengan itu masyarakat yang biasa berbelanja tidak resah dan kebingungan. “Roda ekonomi harus berputar. Salah satu caranya adalah dengan memberi rasa aman bagi konsumen,” tandasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#harga bahan pokok #natal dan tahun baru #nganjuk