Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Lucu Tapi Sakit! Ini Penyebab Kucing Sering Menggigit Tangan Pemiliknya

Redaksi Radar Nganjuk • Jumat, 23 Mei 2025 | 23:45 WIB

 

Ilustrasi kucing menggigit tangan pemiliknya.
Ilustrasi kucing menggigit tangan pemiliknya.

JP Radar Nganjuk – Bagi pecinta kucing, mungkin Anda pernah mengalami momen saat sedang mengelus kucing kesayangan, tiba-tiba ia menggigit tangan Anda.

Sekilas mungkin terlihat seperti agresi atau rasa marah, tapi jangan langsung salah paham. Menggigit tangan ternyata menjadi salah satu bentuk komunikasi dari kucing.

Menurut sejumlah pengamat perilaku hewan, perilaku menggigit ini sering disebut love bite atau gigitan cinta. Biasanya terjadi ketika kucing merasa terlalu bersemangat atau terstimulasi saat bermain atau dielus.

Bahasa Tubuh Kucing yang Perlu Dipahami

Gigitan dari kucing tidak selalu menandakan agresi. Kucing bisa menggigit pelan sebagai tanda kasih sayang atau ingin mengajak bermain. Namun jika gigitannya keras, bisa jadi itu sinyal ia sedang stres atau tidak nyaman.

Ada beberapa penyebab umum kucing menggigit tangan manusia, di antaranya:

  1. Bentuk Kasih Sayang: Gigitan kecil bisa berarti ia nyaman dengan Anda dan menandai Anda sebagai bagian dari "keluarganya".
  2. Ajakan Bermain: Kucing, terutama yang masih muda, cenderung aktif bermain dengan tangan seperti mereka bermain dengan sesama kucing. Mereka menggigit tangan Anda karena ingin bermain dengan Anda.
  3. Stimulasi Berlebihan: Saat dielus terlalu lama di area sensitif seperti perut atau pangkal ekor, beberapa kucing bisa merasa terintimidasi dan menggigit. Ini adalah perilaku kucing yang berusaha untuk melindungi dirinya jika terancam bahaya.
  4. Insting Berburu: Gerakan tangan yang cepat atau menggoda bisa membangkitkan naluri berburu mereka.

Cara Mengatasinya

Untuk menghindari gigitan tiba-tiba, pemilik sebaiknya lebih peka terhadap bahasa tubuh kucing. Jika ekor mulai bergoyang cepat, telinga tertarik ke belakang, atau tubuh mulai menegang, segera hentikan aktivitas yang sedang dilakukan.

Selain itu, hindari membiasakan bermain menggunakan tangan. Gunakan mainan seperti bulu atau tali untuk menghindari tangan dijadikan “mangsa”.

Dalam beberapa kasus, gigitan juga bisa menandakan gangguan perilaku atau trauma masa lalu. Jika kucing menggigit dengan intensitas tinggi secara terus-menerus, sebaiknya konsultasikan ke dokter hewan atau ahli perilaku hewan.

Baca Juga: Kucing Suka Mencakar Sofa? Begini Cara Ampuh Menghentikannya Tanpa Marah-Marah

Perlu diingat, memahami perilaku kucing merupakan bagian penting dari menjalin ikatan yang sehat antara pemilik dan hewan peliharaannya.

Penulis: Rozita Nur Azizah

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#kucing #Berita Hari Ini #radar nganjuk #hewan peliharaan #perilaku kucing