JP Radar Nganjuk – Pilihan strap atau tali jam tangan sering kali menjadi penentu kenyamanan sekaligus gaya penggunanya. Dua jenis bahan yang paling populer saat ini adalah kulit dan aluminium.
Meski tampak sepele, pemilihan bahan strap ternyata sangat berpengaruh terhadap pengalaman memakai jam tangan.
1. Kulit
Strap berbahan kulit dikenal karena tampilannya yang elegan serta kenyamanannya saat digunakan.
Seiring waktu, kulit akan mengikuti bentuk pergelangan tangan pemiliknya, sehingga terasa pas dan personal.
Banyak yang menyukai tampilannya yang klasik dan cocok dipadukan dengan busana formal maupun kasual.
Namun, di balik tampilannya yang mewah, tali kulit memerlukan perawatan rutin. Paparan air, keringat, atau kelembapan bisa membuatnya cepat rusak.
Selain itu, bahan ini tidak cocok untuk aktivitas yang terlalu intens atau lingkungan yang lembap.
2. Aluminium
Berbeda dengan kulit, strap aluminium yang umumnya terbuat dari stainless steel atau titanium lebih mengutamakan ketahanan.
Bahan logam ini kuat, tidak mudah tergores, dan relatif bebas perawatan. Cukup dibersihkan dengan lap lembut, dan tampilannya akan kembali berkilau.
Meski begitu, aluminium cenderung lebih berat dibandingkan kulit.
Hal ini bisa membuat beberapa orang merasa kurang nyaman, terutama jika dipakai dalam waktu lama.
Selain itu, bahan logam tidak sefleksibel kulit, sehingga terasa lebih kaku di pergelangan tangan.
Pada akhirnya, pemilihan strap terbaik kembali kepada kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.
Jika lebih sering menghadiri acara formal atau mencari kenyamanan maksimal, tali kulit bisa jadi pilihan utama.
Namun, untuk aktivitas luar ruangan atau penggunaan harian yang padat, aluminium lebih direkomendasikan berkat ketahanannya.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira