JP Radar Nganjuk – Denim adalah salah satu bahan favorit yang nggak lekang zaman. Baik sebagai celana, jaket, atau rok, denim selalu berhasil memberikan kesan kasual dan stylish dalam berbagai kesempatan. Tapi, tahu nggak sih, merawat denim itu nggak bisa sembarangan? Salah cuci sedikit saja, warnanya bisa pudar, bentuknya melar, dan kualitasnya menurun drastis.
Melansir dari edit.voila.id, ada beberapa langkah penting yang bisa kamu lakukan agar denim tetap awet, nggak mudah rusak, dan tetap nyaman dipakai meski sudah berulang kali dicuci. Mulai dari cara mencuci, menjemur, hingga menyetrika, semua harus dilakukan dengan teknik yang tepat.
Berikut ini 9 cara merawat dan mencuci denim yang bisa kamu terapkan di rumah:
1. Cek Label Perawatan Sebelum Mencuci
Langkah pertama sebelum mencuci denim adalah mengecek label perawatannya. Di situ biasanya tertera simbol atau instruksi penting soal cara mencuci, menjemur, dan menyetrika. Ikuti petunjuk tersebut supaya denim tidak cepat rusak dan tetap awet meski sering dipakai.
2. Jangan Terlalu Sering Dicuci
Makin sering dicuci, makin besar risiko denim cepat pudar dan seratnya rusak. Karena itu, banyak pencinta jeans menyarankan untuk tidak terlalu sering mencucinya—bahkan ada yang menunggu hingga berbulan-bulan! Kalau cuma kotor sedikit, cukup bersihkan dengan metode spot cleaning saja.
3. Cuci dalam Keadaan Dibalik
Sebelum mencuci, balik bagian dalam denim agar sisi luar tidak mudah pudar karena gesekan atau deterjen. Cara ini juga membantu membersihkan bagian dalam yang lebih banyak bersentuhan dengan kulit. Saat menjemur pun sebaiknya dibalik agar warnanya tidak cepat luntur karena matahari.
4. Gunakan Deterjen Khusus
Pilih deterjen yang lembut atau khusus untuk denim. Formulanya dirancang agar tidak merusak warna, menjaga kelembutan bahan, dan mencegah munculnya bulu-bulu halus (pilling) di permukaan kain. Selain itu, deterjen ini biasanya memiliki pH seimbang dan tidak bikin kain jadi kaku.
5. Hindari Pemutih dan Zat Kimia Kuat
Pemutih memang bisa membersihkan noda, tapi sangat tidak disarankan untuk denim karena bisa merusak serat kain, membuat warnanya pudar, bahkan mengubah teksturnya jadi kasar. Selain kurang ramah lingkungan, pemutih juga bikin jeans cepat rusak kalau sering dipakai.
6. Pilih Mode Lembut di Mesin Cuci
Kalau ingin mencuci dengan mesin, pakai mode “gentle” atau “delicate wash”. Mode ini mengurangi gesekan dan tekanan berlebih pada kain, menjaga bentuk jeans tetap stabil, serta menghindari risiko kerutan, susut, atau benang yang lepas.
7. Hindari Mesin Pengering
Mesin pengering bisa membuat denim menyusut, kaku, dan cepat pudar karena suhu tinggi. Sebaiknya, jemur denim secara alami di tempat teduh dan berangin. Selain lebih ramah bahan, cara ini juga menjaga kualitas kain tetap oke dalam jangka panjang.
8. Setrika dengan Suhu yang Pas
Jangan asal menyetrika jeans. Pastikan suhu setrika tidak terlalu panas agar serat kain tidak rusak dan warna tidak memudar. Gunakan pengatur suhu atau alas kain saat menyetrika agar permukaan denim tetap halus dan tidak meninggalkan bekas mengilap.
9. Simpan dengan Posisi yang Benar
Menyimpan denim juga nggak boleh asal. Gunakan gantungan khusus atau lipat dengan rapi di bagian jahitannya. Pastikan denim disimpan di tempat yang kering dan tidak lembap. Hindari juga penggunaan pengharum lemari karena kandungan kimianya bisa merusak kain. (*)
Editor : Jauhar Yohanis