Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Siswa SMP Cabuli Anak TK di Kertosono

Novanda Nirwana • Selasa, 19 Agustus 2025 | 01:00 WIB

Siswa SMP cabuli anak TK di Kertosono
Siswa SMP cabuli anak TK di Kertosono

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Orang tua harus meningkatkan pengawasan kepada buah hatinya. Karena kasus pencabulan tidak hanya dilakukan orang dewasa. Anak-anak juga bisa menjadi pelaku pencabulan. Hal itu terjadi di Kertosono. JY, siswa SMP diduga tega mencabuli Lara (bukan nama sebenarnya, red), anak taman kanak-kanak (TK). Aksi tak pantas ditiru itu dilakukan di rumah JY. 

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, dugaan pencabulan dilakukan pada  Jumat (15/8). Awalnya, Lara disuruh neneknya membeli bumbu dapur di warung. Dengan naik sepeda, anak TK itu menuju warung. Namun, Lara tak kunjung pulang, nenek korban jadi waswas. Dia kemudian mencari Lara. Saat itu, nenek korban melihat sepeda Lara terparkir di halaman rumah JY. Seketika, nenek korban mencari Lara di dalam rumah JY. Alangkah terkejutnya sang nenek saat mengetahui cucunya di dalam kamar bersama JY.

Apalagi, celana dalam korban juga melorot.  Tak terima dengan perbuatan JY, nenek korban segera lapor ke tetangga. Kemudian, dilanjutkan ke perangkat desa dan polisi.  "Kami segera mengamankan terlapor setelah dapat laporan," ujar  Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso.

Selanjutnya, polisi membawa korban dan terlapor ke Mapolres Nganjuk. Karena korban masih di bawah umur maka perlindungi dilakukan maksimal. Dia tidak hanya dilindungi secara hukum, tapi juga mendapat pendampingan psikologis dan medis. "Korban anak mendapatkan pendampingan maksimal. Kami bekerja sama dengan dinas sosial, psikolog, dan orang tua agar proses pemulihan lebih baik serta korban tetap merasa aman," ujarnya.

Sedangkan, terlapor JY yang masih berusia 14 tahun dibawa ke Mapolres Nganjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.  Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menambahkan, penanganan dilakukan hati-hati dengan pendekatan perlindungan anak. "Terlapor sudah kami amankan," jelasnya.

Sukaca menjelaskan, saat ini, korban mendapat pendampingan khusus dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Nganjuk agar kondisi psikologisnya tetap stabil. 

Polres Nganjuk menegaskan komitmen penuh melindungi anak dari segala bentuk kekerasan. Polisi juga meminta masyarakat tidak ragu melapor bila mengetahui tindak pidana serupa. "Orang tua harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya," pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Miko
#kertosono #cabuli anak #psikologis #Berita Hari Ini #nganjuk #anak tk #smp