Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Waspada! Ratusan Pengendara di Nganjuk Kena Tilang Selama Ramadan, Apa Sebabnya?

Novanda Nirwana • Selasa, 3 Maret 2026 | 03:52 WIB

KENA TILANG: Pengendara sepeda motor tidak memakai helm terjaring Operasi Keselamatan Semeru 2026.
KENA TILANG: Pengendara sepeda motor tidak memakai helm terjaring Operasi Keselamatan Semeru 2026.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Ratusan pengguna jalan raya kena tilang di awal Bulan Suci Ramadan. Penyebabnya, mereka mlanggar lalu lintas. Sehingga, saat pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Kabupaten Nganjuk, ratusan orang itu ditilang. Penindakan dilakukan melalui tilang manual maupun sistem elektronik. Sementara ratusan lainnya hanya diberikan teguran karena melakukan pelanggaran ringan.

Data Satlantas Polres Nganjuk menunjukkan, sebanyak 406 pelanggaran ditindak melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan 57 pelanggaran melalui tilang non-ETLE. Selain itu, petugas juga memberikan 354 teguran kepada pengendara.

Baca Juga: Info Nganjuk: Belasan Tahanan Kasus Narkoba Dipindah ke Lapas Madiun

KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Jarwanto mengatakan, pelanggaran masih didominasi pengendara sepeda motor. Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah tidak memakai helm serta melanggar rambu lalu lintas. “Mayoritas pelanggaran masih tidak menggunakan helm dan melanggar rambu. Ini yang paling sering kami temukan di lapangan,” ujarnya.

Menurut Jarwanto, sebagian pelanggar juga berasal dari kalangan pelajar.

Petugas masih mendapati siswa yang berkendara tanpa helm maupun berboncengan lebih dari dua orang. “Masih ditemukan pelajar yang tidak memakai helm dan berboncengan tiga orang. Ini sangat berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.

Baca Juga: Puluhan Personel Polres Nganjuk Tes Urin Mendadak

Ia menambahkan, pelanggaran oleh pelajar menjadi perhatian serius karena kelompok usia tersebut tergolong rentan terhadap kecelakaan lalu lintas. Karena itu, selain penindakan, petugas juga aktif memberikan edukasi di lapangan agar kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat.

Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Nganjuk memang lebih mengedepankan langkah preventif dan preemtif. Namun, untuk pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain, penindakan tetap dilakukan sebagai bentuk efek jera.

Baca Juga: DPRD Nganjuk Kebut Penyelesaian Raperda Inisiatif

Operasi ini digelar sebagai bagian dari upaya cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Semeru. Diharapkan, melalui operasi yang berlangsung selama dua pekan tersebut, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk dapat ditekan dan budaya tertib berlalu lintas semakin terbentuk di tengah masyarakat. "Pengendara motor harus memakai helm standar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kelengkapan kendaraan sebelum berkendara," tandasnya. 

Editor : rekian
#satlantas polres nganjuk #nganjuk #tilang #bulan suci ramadan #polres nganjuk #etle