Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bambu Terbakar, Warga Banjaranyar Gempar

N
Penulis: Novanda Nirwana❯
GEMPAR: Petugas Damkarmat Nganjuk berusaha memadamkan api yang melalap rumpun bambu di Desa Banjaranyar kemarin. (novanda nirwana/jprk).
GEMPAR: Petugas Damkarmat Nganjuk berusaha memadamkan api yang melalap rumpun bambu di Desa Banjaranyar kemarin. (novanda nirwana/jprk).

Advertisement

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Sisa pembakaran sampah yang diduga belum sepenuhnya padam memicu kebakaran rumpun bambu di Dusun Sumberwaru, Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, kemarin (26/10). Kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat dan sempat mengkhawatirkan warga karena lokasi kebakaran berdekatan dengan rumah penduduk.
Kebakaran tersebut terjadi di lahan milik Supangat, 64. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, api diduga bermula dari aktivitas membakar sampah yang dilakukan pemilik lahan. Setelah membakar sampah, Supangat masuk ke dalam rumah tanpa menyadari masih terdapat bara api yang belum sepenuhnya padam.
Bara tersebut diduga menyulut material di sekitarnya hingga api merambat ke rumpun bambu yang tidak jauh dari lokasi pembakaran. Tiupan angin mempercepat penyebaran api sehingga kobaran semakin membesar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut khawatir api merembet ke rumah-rumah di sekitar rumpun bambu. Salah seorang warga kemudian berinisiatif melaporkan kebakaran ke layanan call center Damkar Kabupaten Nganjuk. "Personel Siaga 1 dan Siaga 2 Pos Damkar Tanjunganom langsung bergerak menuju lokasi," ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari. 
Petugas segera melakukan penanganan untuk memadamkan api sekaligus mengantisipasi kemungkinan kobaran merambat ke area permukiman.  Besarnya angin membuat api cukup besar. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 09.45 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. 
Masyarakat diimbau memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran. Pembakaran sampah juga sebaiknya dihindari ketika angin bertiup kencang untuk mencegah api merambat dan membahayakan lingkungan sekitar. (nov/tyo)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar NganjukIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sekitar 285 Kebakaran di Nganjuk, Kandang dan Bambu Paling Banyak

Sekitar 285 Kebakaran di Nganjuk, Kandang dan Bambu Paling Banyak

Damkarmat Nganjuk mencatat sekitar 285 kebakaran hingga 16 Oktober 2026. Kandang dan rumpun bambu mendominasi, tetapi tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Kebakaran Susulan Ancam Gunung Wilis di Nganjuk

Kebakaran Susulan Ancam Gunung Wilis di Nganjuk

Sementara itu, ancaman kebakaran susulan masih mengancam Gunung Wilis.

Kebakaran Bikin Warga Desa Tiripan Ketakutan

Kebakaran Bikin Warga Desa Tiripan Ketakutan

Warga Desa Tiripan, Kecamatan Berbek ketakutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer