
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Sisa pembakaran sampah yang diduga belum sepenuhnya padam memicu kebakaran rumpun bambu di Dusun Sumberwaru, Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, kemarin (26/10). Kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat dan sempat mengkhawatirkan warga karena lokasi kebakaran berdekatan dengan rumah penduduk.
Kebakaran tersebut terjadi di lahan milik Supangat, 64. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, api diduga bermula dari aktivitas membakar sampah yang dilakukan pemilik lahan. Setelah membakar sampah, Supangat masuk ke dalam rumah tanpa menyadari masih terdapat bara api yang belum sepenuhnya padam.
Bara tersebut diduga menyulut material di sekitarnya hingga api merambat ke rumpun bambu yang tidak jauh dari lokasi pembakaran. Tiupan angin mempercepat penyebaran api sehingga kobaran semakin membesar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut khawatir api merembet ke rumah-rumah di sekitar rumpun bambu. Salah seorang warga kemudian berinisiatif melaporkan kebakaran ke layanan call center Damkar Kabupaten Nganjuk. "Personel Siaga 1 dan Siaga 2 Pos Damkar Tanjunganom langsung bergerak menuju lokasi," ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.
Petugas segera melakukan penanganan untuk memadamkan api sekaligus mengantisipasi kemungkinan kobaran merambat ke area permukiman. Besarnya angin membuat api cukup besar. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 09.45 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Masyarakat diimbau memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran. Pembakaran sampah juga sebaiknya dihindari ketika angin bertiup kencang untuk mencegah api merambat dan membahayakan lingkungan sekitar. (nov/tyo)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




