Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Petani Ogah Jual Gabah ke Bulog, Begini Penjelasan Bulog

Redaksi Radar Nganjuk • Rabu, 15 Mei 2024 | 22:47 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Petani padi di Kabupaten Nganjuk ogah menjual gabah kering ke Bulog. Petani lebih suka menjual gabah ke tengkulak. Padahal, harga gabah di tingkat tengkulak hanya sekitar Rp 5.000-Rp 6 ribu per kilogram. Sedangkan, harga gabah kering giling di Bulog sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6 ribu per kilogram. “Saya jual gabah kering Rp 5 ribu per kilogram ke tengkulak saja karena mereka datang ke rumah,” ujar Sutono, 56, petani padi asal Desa Semare, Kecamatan Berbek kepada wartawan koran ini.

Sutono mengatakan, saat musim panen, banyak tengkulak yang datang ke desanya. Mereka datang door to door. Padahal, tengkulak belum melihat padi di sawah. Kemudian, mereka akan menawar gabah kering petani. “Jika deal langsung cair uangnya,” ujarnya.

Baca Juga: Imigrasi Kediri Deportasi WNA Sri Asal Pace. Apa Penyebabnya?

 

Sedangkan, untuk menjual beras ke Bulog, Sutono mengaku tidak tahu tahu prosesnya. Dia juga tidak yakin apakah gabahnya sudah layak (kering) untuk digiling atau belum. “Daripada ribet, mending ke tengkulak saja cepat cairnya,” ujar Sutono.

Bagi petani, uang dari penjualan gabah sangat penting. Karena uang itu digunakan untuk modal menanam lagi. Jika tidak segera cair maka petani akan bingung. “Mayoritas modalnya itu uang pinjaman jadi harus segera cair untuk bayar utang,” ungkap Sutono.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Kediri Imam Mahdi yang juga membawahi wilayah Nganjuk menyayangkan petani di Nganjuk yang memilih menjual gabah ke tengkulak. Karena harga beli Bulog lebih tinggi dibandingkan tengkulak. “Harga di kami selalu di atas tengkulak karena kami ingin menyejahterakan para petani,” ujarnya.

Baca Juga: BMKG Prediksi Puncak Kemarau di Nganjuk, Waduh Daerah Mana Saja yang Berpotensi Kekeringan?

Imam mengakui jika banyak petani masih belum mengetahui cara menjual gabah ke bulog. Oleh sebab itu, Bulog gencar sosialisasi kepada petani tentang cara menjual gabah ke Bulog. “Prosesnya sebenarnya mudah. Petani bisa langsung datang ke kantor atau gudang terdekat. Nanti kami bisa membeli gabah milik mereka,” ungkapnya.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#gabah #radar nganjuk #petani #bulog #jawa pos