Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Cara Mengambil Kembali Anak yang “Diculik” Wewe Gombel

Dedy Nurhamsyah • Sabtu, 19 April 2025 | 21:01 WIB
Cara Mengambil Kembali Anak yang “Diculik” Wewe Gombel
Cara Mengambil Kembali Anak yang “Diculik” Wewe Gombel

JP Radar Nganjuk - Wewe Gombel dikenal sebagai sosok mitologis dalam kepercayaan masyarakat Jawa. Ia sering digambarkan sebagai makhluk halus perempuan yang mengambil anak-anak, bukan untuk mencelakai, melainkan untuk melindungi.

Menurut cerita rakyat, Wewe Gombel justru merawat anak-anak yang merasa kesepian, ditelantarkan, atau tidak diperhatikan oleh orang tuanya.Namun, bagaimana jika seorang anak "diambil" oleh Wewe Gombel? Apa yang harus dilakukan orang tua?

Dalam kisah tradisional, anak yang diambil oleh Wewe Gombel bisa kembali jika orang tuanya menyadari kesalahan, berubah, dan menunjukkan kasih sayang yang tulus.

Sering kali, proses “pengambilan kembali” ini melibatkan unsur spiritual. Warga akan meminta bantuan sesepuh desa atau orang pintar untuk melakukan ritual pemanggilan atau pengusiran makhluk halus.

Ritual ini biasanya dilakukan di lokasi tertentu seperti pohon besar, pekarangan tua, atau tempat sepi yang dipercaya menjadi tempat bersemayamnya Wewe Gombel.

Sesajen juga kerap disiapkan, seperti bunga tujuh rupa, kemenyan, air kelapa, dan makanan tradisional. Doa-doa atau mantra digunakan sebagai penghubung antara dunia manusia dan alam gaib.

Di balik cerita mistis itu, ada pesan moral yang dalam. Wewe Gombel bisa diibaratkan sebagai simbol dari luka batin anak-anak yang trauma akibat penelantaran, ketidakpedulian, atau kekerasan yang mereka alami.

Mengambil kembali anak dari Wewe Gombel, dalam konteks ini, berarti menyembuhkan hubungan yang rusak.

Orang tua perlu hadir kembali dalam kehidupan anak, memperbaiki komunikasi, memberi rasa aman, dan menumbuhkan kembali kepercayaan yang hilang.

Apakah Anda percaya pada sosok Wewe Gombel secara harfiah, atau melihatnya sebagai cerminan budaya dan psikologi, kisah ini tetap menyimpan pesan yang kuat: anak adalah anugerah, dan perhatian orang tua adalah perlindungan sejati.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#berita nganjuk hari ini #wewe gombel #Legenda Jawa #hantu #Mahluk Halus